Korut Berlakukan Penguncian Covid-19, Kemlu RI Pulangkan Diplomat dan Dubes

Antara, · Jum'at 23 Juli 2021 09:17 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 23 18 2444721 korut-berlakukan-penguncian-covid-19-kemlu-ri-pulangkan-diplomat-dan-dubes-ioO7fZatkB.jpg Juru bicara Kemlu RI Teuku Faizasyah (Foto: Antara)

JAKARTA - Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) memutuskan untuk memulangkan sementara duta besar serta diplomat Indonesia dari Korea Utara guna merespons penguncian wilayah yang diberlakukan negara itu berkaitan dengan pandemi Covid-19.

Menurut Juru Bicara Kemlu RI Teuku Faizasyah, sejak akhir 2020 pemerintah Korea Utara telah mempersilakan perwakilan asing di Pyongyang untuk sementara waktu memindahkan atau memulangkan staf diplomatik asing/organisasi internasional di negara tersebut.

“Imbauan ini diberikan mengingat pemerintah Korea Utara telah melakukan lockdown dengan menutup akses lalu lintas orang dan barang. Kebijakan ini diberlakukan oleh pemerintah Korea Utara sejak awal pandemi hingga batas waktu yang belum ditentukan,” ujar Faizasyah kepada Antara, Kamis (22/7), mengonfirmasi tentang pemulangan para diplomat Indonesia dari Pyongyang.

(Baca juga: Biden: Siswa yang Sudah Divaksin Covid-19 Tak Perlu Pakai Masker)

Tidak hanya Indonesia, hampir semua kedutaan asing di Pyongyang juga telah melakukan langkah penyesuaian terkait dengan pelaksanaan misi diplomatik mereka di Korea Utara.

Faizasyah menegaskan bahwa pemulangan para diplomat Indonesia tidak berkaitan dengan hubungan bilateral kedua negara, yang dipastikan terjalin dengan baik hingga saat ini.

“Keputusan Indonesia untuk melakukan penyesuaian pelaksanaan misi diplomatik untuk Korea Utara telah dibahas secara detail dengan pemerintah Korea Utara. Langkah penyesuaian ini juga dilakukan dengan fasilitas penuh otoritas Korea Utara,” terangnya.

“Pelaksanaan misi diplomatik dilakukan dari Jakarta, sampai situasi memungkinkan bagi misi diplomatik kembali ke Pyongyang,” jelasnya.

(Baca juga: Australia Setujui Vaksin Pfizer untuk Anak-Anak Usia 12 - 15 Tahun)

Sejak pandemi virus corona mewabah di dunia pada Februari 2020, Korea Utara belum melaporkan adanya kasus Covid-19 kepada Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sehingga tidak diketahui benar situasi atau penanganan pandemi di negara itu.

Menurut laporan kantor berita negara KCNA awal Juli lalu, Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menyatakan bahwa kegagalan untuk menerapkan langkah-langkah untuk mengatasi virus corona telah menyebabkan "krisis besar" dan dia menghukum pejabat partai yang berkuasa karena mempertaruhkan keselamatan negara dan rakyat.

Meskipun Korea Utara belum secara resmi mengonfirmasi kasus Covid-19—posisi yang dipertanyakan oleh pejabat Korea Selatan dan Amerika Serikat—tetapi negara tertutup itu telah memberlakukan tindakan anti virus yang ketat, termasuk penutupan perbatasan dan pembatasan perjalanan domestik.

(sst)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini