Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Deretan Kebakaran Terbesar Sepanjang Sejarah Indonesia

Tim Litbang MPI , Jurnalis-Senin, 26 Juli 2021 |07:01 WIB
Deretan Kebakaran Terbesar Sepanjang Sejarah Indonesia
Ilustrasi (Dokumentasi Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Indonesia merupakan salah satu negara dengan frekuensi bencana kebakaran yang cukup tinggi. Selain menyumbang dampak yang parah terhadap lingkungan, kebakaran ini juga menimbulkan kerugian ekonomi. Berikut berbagai kasus kebakaran besar di Indonesia:

1. Kebakaran Hutan 1997

Berdasarkan data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melalui laman resminya, serangkaian kebakaran yang berlangsung dari September 1997 hingga Juni 1998 di Kalimantan dan Riau, menjadi salah satu kebakaran hutan terbesar di dunia dalam dua abad terakhir.

Tercatat luas lahan yang terbakar mencapai 19,7 juta hektare (ha), serta menimbulkan 100.000 orang terserang penyakit akibat asap dan 240 tewas. Selain jutaan orang terpapar polusi dan musnahnya keragaman hayati, seluruh wilayah Asia Tenggara pun menjadi gelap.

Bahkan efek kabut asap menyebar sampai ke beberapa negara tetangga, seperti Malaysia, Singapura, Brunei, dan sebagian kecil wilayah Thailand, Vietnam, Filipina, dan Australia. Kebakaran ini juga diduga menjadi penyebab jatuhnya pesawat terbang Garuda Indonesia di Sibolangit, Sumatera Utara.

2. Kerugian Kebakaran Hutan 2019 Mencapai Rp75 Triliun

Tahun 2019 menjadi tahun yang kelam bagi sejumlah provinsi yang mengalami kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Tidak hanya membakar berhektar-hektar lahan, kabut asap yang mengepul di udara juga berdampak buruk bagi kesehatan dan aktivitas warga.

Menurut data Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Selatan, total luas hutan dan lahan yang terbakar (Januari-November 2019) mencapai 428.356 hektar. Namun dilansir dari situs resmi BNPB, tercatat per 30 Desember 2019 total kawasan seluruh Indonesia yang terkena dampaknya mencapai 942.484 hektar. Bahkan berdasarkan data World Bank (Bank Dunia), total kerugian ekonomi mencapai Rp 75 triliun.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement