Bikin Haru, Bocah Ini Azan di Depan Makam Orangtuanya yang Meninggal karena Covid-19

Mohamad Yan Yusuf, MNC Portal · Senin 26 Juli 2021 14:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 26 340 2446132 bikin-haru-bocah-ini-azan-di-depan-makam-orangtuanya-yang-meninggal-karena-covid-19-C0Cnoa4eqR.jpg Foto: Instagram/cetul.22.

KUTAI - Seorang bocah bernama Arga (13 tahun) harus rela mengazankan jenazah kedua orang tuanya yang meninggal karena Covid-19 di Pemakaman Muslimin Kelambu Kuning, Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur pada Minggu (25/7/2021).

Kejadian itu pun kemudian diabadikan oleh seorang warganet dan tersebar di media sosial oleh akun instagram @cetul.22 pagi tadi.

BACA JUGA: Kesal Dipecat, Karyawan Toko Beras Rampok Puluhan Juta Uang Mantan Bos 

"Seorang bocah bernama Arga (13 tahun) mengalami duka yang amat mendalam karena ditinggal kedua orang tuanya meninggal dunia karena terinfeksi COVID-19," tulis akun tersebut dalam captionnya.

Dalam postingan yang berisi beberapa video, terlihat Arga dengan menggunakan pakaian APD lengkap tampak mengazankan kedua orang tua tepat di liang lahat disana. Beberapa petugas nakes terlihat mendampinginya dengan duduk di pinggir liang lahat.

BACA JUGA: Dijambret dan Dipukuli, Anak Kecil di Jakpus Ini Trauma

Sementara itu pada video terpisah, terlihat sebelum azan, Arga sendiri dibantu seorang wanita dewasa yang diduga merupakan saudaranya dalam memasang APD. Pengecekan pun dilakukan menyeluruh mulai dari ujung rambut hingga ujung kaki, termasuk masker N95.

Dalam postingan itu, Arga sendiri hanya terdiam dan kebingungan menyaksikan kedua orang tuanya telah meninggal karena Covid-19. Wajah tampak bersedih menyaksikan kejadian ini.

Dari caption di posting tersebut diketahui bahwa tiga saudara Arga, yakni Arya (17 tahun), Abai (10 tahun), dan Dilla (4 tahun) juga juga positif Covid-19 dan tengah menjalani isolasi.

Dalam keterangan di caption tersebut, Dandim 0906/Tenggarong, Letkol (Inf) Charles Alling, mengatakan pasangan suami-istri orangtua Arga awalnya menjalani isolasi mandiri di rumah selama beberapa hari. Namun, karena kondisinya terus memburuk, keduanya lalu dibawa ke rumah sakit di Wisma Atlet Tenggarong Seberang untuk menjalani perawatan.

"Beberapa hari setelahnya, suami Alihusni (45 tahun) meninggal dunia dan disusul Deasy Setiawati (40 tahun)," demikian dijelaskan dalam akun tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini