Tebing Setinggi 50 Meter Longsor Tutupi Irigasi, 60 Hektare Sawah Terancam Gagal Panen

MNC Portal, · Senin 02 Agustus 2021 01:26 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 01 525 2449322 tebing-setinggi-50-meter-longsor-tutupi-irigasi-60-hektare-sawah-terancam-gagal-panen-0o4AAibNEL.jpg Longsor di Sukabumi. (Foto: Istimewa)

SUKABUMI - Bencana longsor terjadi di Kampung Bojong Kawung, Desa Girijaya, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Minggu (1/08/2021), sekira pukul 00.15 WIB.

Tebing di pesawahan setinggi 50 meter longsor menutupi saluran irigasi Cikahuripan yang mengaliri sawah milik warga desa.

Seluas 60 hektare sawah terancam kekeringan, akibat terganggunya saluran irigasi yang tertutup material tanah longsoran.

Kepala Desa Girijaya, Ujang Sihab mengatakan, longsor terjadi akibat hujan deras selama 2 jam tanpa henti di Desa Girijaya.

“Kemungkinan setelah beberapa minggu tidak ada hujan, kalau pun ada hujan hanya kecil, semalam hujan sekaligus, tanah sawah yang kering langsung longsor,” ujar Ujang kepada wartawan.

Baca juga: Banjir & Longsor Landa 3 Kabupaten di Sulsel, Satu Orang Meninggal

Beruntung, lokasi longsor bukan daerah pemukiman sehingga tidak ada korban jiwa, hanya berdampak kepada sawah milik warga.

“Kalau hari ini atau ke depannya tidak ada perbaikan secepatnya, kemungkinan berdampak ke pertanian warga dengan adanya gagal panen,” ujar Ujang.

Lokasi bencana tidak dapat dijangkau dengan alat berat, sehingga penanggulangannya secara manual dan membutuhkan banyak tenaga.

Sementara itu Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Anita Mulyani mengakui pihaknya sudah menerima laporan tentang bencana longsor tersebut.

“Hari ini kita sudah ke lokasi untuk melakukan kajian dan akan melakukan penanggulangan secepatnya atas bencana ini,” ujar Anita.

(Dharmawan Hadi)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini