Gegara Tabung Oksigen, 3 Pengeroyok Nakes Puskesmas Ditetapkan Tersangka

Andreas Affandi, iNews · Senin 02 Agustus 2021 14:21 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 02 340 2449585 gegara-tabung-oksigen-3-pengeroyok-nakes-puskesmas-ditetapkan-tersangka-pbi66HKtol.jpg Pengeroyokan tenaga kesehatan di Puskesmas Kedaton (Foto: Ist/Andreas Affandi)

BANDAR LAMPUNG - Satuan Reserse Kriminal Polresta Bandar Lampung akhirnya menetapkan tiga tersangka dalam kasus pengeroyokan dan penganiayaan terhadap perawat Puskesmas Kedaton, Rendi Kurniawan. Penganiayaan dipicu oleh rebutan tabung oksigen antara tenaga kesehatan dan tersangka saat di puskesmas.

Pasca proses panjang dan saling lapor, unit Jatanras Satuan Reserse Kriminal Polresta Bandar Lampung, akhirnya menetapkan tiga tersangka atas kasus pengeroyokan dan penganiayaan terhadap perawat Puskesmas Kedaton, Rendi Kurniawan pada 4 Juli 2021 lalu. Ketiga tersangka yang ditetapkan tersangka berinisial A alias Awan, NV alias Novan dan DD alias Didit.

Baca Juga:  Seorang Pria Dikeroyok 9 Orang hingga Bersimbah Darah, Ternyata Salah Sasaran

Menurut Kepala Satreskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Resky Maulana, penetapan tersangka ini dilakukan setelah tim penyidik melakukan gelar perkara mendalam, dan berdasarkan barang bukti yaitu video yang viral di media sosial, batu serta kacamata yang tertinggal di lokasi. Maka, petugas menetapkan ketiga orang terlapor sebagai tersangka.

Dari pemeriksaan ketiganya, pelaku memilik peran di antaranya A dan NV sebagai pelaku pemukulan serta DD yang memegang korban.

Hingga saat ini, ketiganya masih dilakukan pemeriksaan sebagai tersangka dan untuk laporan tersangka Awang beberapa waktu lalu di Polresta Bandar Lampung, tim penyidik tidak menemukan tindak pidana, dan belum menemukan alat bukti yang mengarah pada kekuatan pidana. Maka, dipastikan belum bisa diberikan kepastian hukum bahwa bukan merupakan peristiwa pidana.

Baca Juga: Juru Parkir Tewas Bersimbah Darah Dikeroyok Belasan Orang, 6 Pelaku Ditangkap

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini