Korban Tewas Akibar Banjir di China Melonjak hingga 300 Orang

Agregasi VOA, · Selasa 03 Agustus 2021 08:39 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 03 18 2449963 korban-tewas-akibar-banjir-di-china-melonjak-hingga-300-orang-5a063ijSsv.jpg Korban banjir China hingga 300 orang tewas (Foto: Reuters)

CHINA – Pihak berwenang pada Senin (2/8) mengatakan lebih dari 300 orang tewas dalam banjir baru-baru ini di China Tengah. Angka tersebut tiga kali lipat dari jumlah yang diumumkan sebelumnya.

Para pejabat pada konferensi pers.Pemerintah provinsi Henan menyatakan 302 orang tewas dan 50 lainnya belum ditemukan. Mayoritas korban ditemukan di Zhengzhou, ibu kota provinsi, di mana 292 tewas dan 47 lainnya hilang. Sepuluh orang lagi tewas di tiga kota lainnya.

Hujan dengan curah yang mencapai rekor telah mengguyur Zhengzhou pada 20 Juli, membuat jalan-jalan menjadi sungai yang mengalir deras dan membanjiri setidaknya sebagian jalur kereta bawah tanah. Video yang diposting online menunjukkan mobil-mobil hanyut dan orang-orang tampak putus asa terperangkap di dalam gerbong-gerbong kereta bawah tanah sementara permukaan air naik. Empat belas orang tewas akibat banjir di kereta bawah tanah.

Jumlah korban yang diumumkan sebelumnya pada Jumat (30/7) adalah 99 orang.

(Baca juga: Mahasiswa Ini Syok Lihat Mayat Temannya Jadi Bahan Anatomi Tubuh di Kelas, Diduga Ditembak Polisi

Berbagai laporan media China mengatakan pihak berwenang menyatakan 189 orang tewas akibat banjir dan tanah longsor, 54 karena tertimpa rumah yang ambruk dan 39 lainnya di tempat-tempat di bawah permukaan seperti di ruang bawah tanah dan garasi, termasuk di kereta bawah tanah Jalur 5. Enam lainnya tewas di terowongan di mana lebih dari 200 kendaraan dikeluarkan setelah tempat itu dikeringkan.

Kota Zhengzhou diguyur hujan dengan curah 20 sentimeter dalam satu jam mulai pukul 4 sore. Anak-anak terjebak di sekolah-sekolah, dan orang-orang terpaksa menginap di tempat kerja mereka.

(Baca juga: Pandemi Covid-19 Menjerat Warga Jadi Mangsa Rentenir)

Hujan mengarah ke utara dalam beberapa hari berikutnya, mengguyur kota Hebi, Anyang dan Xinxiang, di mana hujan turun dengan curah yang mencapai rekor, lebih dari 25 centimeter, dalam waktu 19 jam.

(sst)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini