Afghanistan Salahkan AS Atas Situasi Keamanan yang Memburuk

Antara, · Selasa 03 Agustus 2021 11:59 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 03 18 2450069 afghanistan-salahkan-as-atas-situasi-keamanan-yang-memburuk-PhSfdHoqaa.JPG Presiden Afghanistan Ashraf Ghani. (Foto: Reuters)

KABUL - Presiden Ashraf Ghani pada Senin (2/8/2021) menyalahkan situasi keamanan Afghanistan yang memburuk dengan cepat kepada keputusan "tiba-tiba" Amerika Serikat (AS) untuk menarik pasukannya.

Namun dia mengatakan pemerintahnya memiliki rencana untuk mengendalikan kondisi dalam waktu enam bulan.

BACA JUGA: Taliban Kibarkan Bendera di Perbatasan, Klaim Kuasai Wilayah

Gerilyawan Taliban telah bergerak di tiga ibu kota provinsi dalam beberapa hari terakhir, di tengah kemajuan pesat yang diraihnya di seluruh Afghanistan sejak Washington berencana menarik seluruh pasukan AS pada September.

"Situasi saat ini adalah karena keputusan mendadak terkait penarikan pasukan internasional," kata Ghani kepada parlemen Afghanistan dalam sebuah pidato.

“Kita telah menghadapi situasi yang tidak terduga dalam tiga bulan terakhir.”

BACA JUGA: Taliban Ancam 'Jihad' Jika Turki Tak Angkat Kaki dari Afghanistan

Meski demikian, pemerintah Afghanistan memiliki rencana keamanan untuk mengendalikan situasi dalam enam bulan, ujarnya, dan AS mendukung rencana tersebut.

Taliban tak akan bergerak menuju perdamaian kecuali situasi keamanan yang memburuk dapat diatasi, kata Ghani.

Pembicaraan terkait upaya perdamaian antara pemerintah Afghanistan dan negosiator Taliban dimulai tahun lalu di Ibu Kota Qatar, Doha. Namun hal tersebut belum mencapai kemajuan substantif meski telah dilakukan beberapa kali.

Meski demikian, kedua pihak berkomitmen untuk mempercepat upaya tersebut dalam pertemuan baru-baru ini di Doha yang dihadiri delegasi politik tingkat tinggi Afghanistan dan Taliban.

Ghani mengatakan bahwa para militan belum memutus hubungan dengan kelompok-kelompok teroris, dan telah meningkatkan serangan terhadap perempuan dan aktivis masyarakat sipil.

Taliban menepis tuduhan Ghani.

"Deklarasi perang, tuduhan dan kebohongan tidak dapat memperpanjang hidup pemerintahan Ghani; waktunya telah habis, Insya Allah," kata juru bicara Taliban, Zabihullah Mujahid, di Twitter.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini