Salah satu yang mengalami refocusing anggaran adalah Belanja Tak Terduga (BTT). Semula anggaran penanganan Covid-19 di Jakarta dianggarkan senilai Rp 188 miliar. Namun kemudian dilakukan perubahan dengan disahkannya anggaran dari BTT untuk Covid-19 sebesar Rp 5,521 triliun.
Realisasi BTT itu sampai akhir 2020 mencapai Rp4,7 triliun atau 85,27 persen. Sementara anggaran yang tidak teralisasi senilai Rp813 miliar atau sekitar 14,7 persen.
Dari sisa BTT, BPK menemukan dua penyedia jasa pengadaan rapid test dengan merek serta waktu berdekatan. Namun, dari 2 merek itu, harganya berbeda.
(Erha Aprili Ramadhoni)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.