AS dan Korsel Bahas Cara untuk Dialog dengan Korut

Agregasi VOA, · Sabtu 07 Agustus 2021 06:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 07 18 2452201 as-dan-korsel-bahas-cara-untuk-dialog-dengan-korut-SQXz8pL4k5.jpg AS dan Korsel bahas cara untuk dialog dengan Korut (Reuters)

MENTERI Luar Negeri AS Antony Blinken dan Menteri Luar Negeri Korea Selatan (Korsel) Chung Eui-yong membahas beberapa cara untuk berdialog dengan Korea Utara. Itu termasuk prospek mengenai bantuan kemanusiaan. Demikian keterangan kantor Kementerian Luar Negeri kedua negara, Jumat (6/8/2021).

Meskipun kedua sekutu itu ingin Korea Utara menghentikan program misil dan senjata nuklirnya, kadang-kadang mereka berbeda pendapat mengenai pendekatannya. Presiden Korea Selatan Moon Jae-in ingin benar-benar membangun hubungan ekonomi antara kedua Korea. Sementara AS telah lama bersikukuh mengenai tindakan denuklirisasi sebagai langkah pertama.

Kementerian Luar Negeri Korea Selatan, dalam pernyataan mengenai percakapan telepon antara Blinken dan Chung, menyebutkan, mereka sepakat untuk mengadakan diskusi yang rinci mengenai cara-cara untuk bekerja sama dengan Korea Utara, termasuk kerja sama kemanusiaan, dan terus melakukan upaya untuk berdialog dengan negara itu.

“Menteri Blinken dan Menteri Chung sepakat untuk melanjutkan upaya-upaya diplomatik terpadu untuk mencapai kemajuan substansial ke arah tujuan menuntaskan denuklirisasi dan terwujudnya perdamaian yang abadi di Semenanjung Korea,” kata kementerian tersebut.

Blinken mengukuhkan dukungan AS bagi dialog dan keterlibatan antara Korea Utara dan Korea Selatan, kata Departemen Luar Negeri AS dalam suatu pernyataan.

Baca Juga : Korsel Mulai Vaksinasi Covid-19 Usia 55-59 Tahun

Pekan lalu, kedua Korea memulihkan sambungan-sambungan telepon langsung (hotline) yang diputuskan Korea Utara tahun lalu, dan para pejabat Korea Selatan mengatakan Moon dan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un berupaya memperbaiki hubungan yang tegang dan memulai kembali pertemuan tingkat tinggi.

Menurut para anggota parlemen Korea Selatan, Korea Utara menginginkan sejumlah pelonggaran sanksi internasional sebelum memulai kembali perundingan dengan AS. Tetapi AS menunjukkan sedikit saja keinginan melonggarkan sanksi-sanksi sebelum pembicaraan mengenai senjata nuklir dan misil balistik Korea Utara.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini