Souza, yang menghadiri pemungutan suara di majelis rendah Kongres, sekali lagi memprotes ketidakbersalahannya dan memohon kepada rekan-rekannya untuk tidak langsung mengambil kesimpulan.
"Beri saya satu alasan, hanya satu, mengapa saya akan membunuh suami saya," katanya.
Setelah pemungutan suara memutuskan pengusirannya, Souza kembali menegaskan dirinya tidak bersalah.
"Ketika pengadilan membebaskan saya, Anda akan menyesal mengutuk seseorang yang belum diadili," ujarnya.
(Rahman Asmardika)