TANGERANG - Ketua Satgas Perlindungan Anak Pondok Kacang Barat, Hayati menceritakan kronologis kasus penyiksaan anak tiri di Vila Bintaro Regency, Pondok Kacang Timur, Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel).
Dia mengatakan, kasus itu terungkap dari luka lebam di tangan korban. Luka itu, ditemukan oleh guru kelas korban. Saat ditanyakan kenapa tangannya bisa sampai lebam begitu, dengan polos B (4) menjawab dipukul pakai kayu putih.
"Jadi awal mulanya, gurunya datang mau konsul ke kita. Terus kita tanya kronologisnya. Dia bilang, pertama dia nemuin luka di tangan. Katanya dipukul mama pakai sapu putih," katanya, Selasa (24/8/2021).
Tetapi beberapa hari kemudian, guru tersebut kembali menemukan luka lebam di tubuh korban. Pelipis kirinya tampak luka dan yang sebelah kanan terlihat benjol yang masih baru. Akhirnya, guru itu membuka baju yang dikenakan B.
Baca Juga: Suami Meninggal, Ekonomi Rumah Tangga Sulit, Janda Cantik Kesal Siram Anak Kandung Pakai Air Panas