Betapa kagetnya guru itu, saat melihat di tubuh B sudah banyak luka lebam. Yang paling parah di bagian punggung, ada luka biru di tulang belakang. Luka ini, didapat B karena diinjak dengan menggunakan dengkul ibu tirinya.
"Lalu ditanya mbaknya, dipanggil sama si guru ini. Masih muda orangnya, orang Jambi. Mbaknya cerita dan punya bukti video. Awalnya mbaknya gak mau kasih video ke bu guru itu, karena takut masih kerja di situ," sambungnya.
Peristiwa ini awalnya baru akan dibongkar setelah akhir bulan. Tetapi karena terlalu lama, dan khawatir keselamatan jiwa korban, akhirnya dilaporkan ke kepolisian dan diteruskan ke Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan.
"Karena gurunya melihat korban pas dibukain baju badannya penuh luka, terutama luka punggung belakangnya. Kalau nunggu sampai akhir bulan, kalau terjadi kekerasan lagi, nyawa korban yang dipertaruhkan," ungkapnya.
Oleh Pilar Saga Ichsan, laporan itu langsung ditindak lanjuti. Tidak butuh waktu lama, Pilar datang bersama polisi dan langsung menangkap ibu tiri korban. Sementara korban dan mbaknya, saat ini dalam pengawasan kepolisian.
(Sazili Mustofa)