Dwikorita mengatakan sampai akhir 2021 yang berpeluang terjadi adalah penambahan aliran massa udara basah dari Samudra Pasifik yang sering yang tahun lalu pernah dialami yang disebut sebagai La Nina.
“Oleh karena itu sekali lagi meminta menghimbau masyarakat untuk lebih mewaspadai kejadian cuaca ekstrim akibat periodik majunya musim hujan akibat ada beberapa wilayah yang masih hujannya lebih basah dari normalnya,” paparnya.
Kemudian, kata Dwikorita, juga diperparah di akhir tahun adanya peluang La Nina di akhir tahun. “Nah itu semua potensi menimbulkan cuaca ekstrem seperti hujan lebat disertai kilat dan petir angin puting beliung terutama di masa peralihan ya, sekitar saat ini Agustus menuju September ini,” katanya.
(Khafid Mardiyansyah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.