"Saat itu, dia kembali melihat satu lagi anaknya Sabri sudah terseret ombak ke tengah laut, Luki mencoba menyelamatkan anaknya itu namun warga yang melihat kondisi Luki ikut terseret ombak mereka ikut menyelamatkan namun Luki yang berjuang menyelamatkan anaknya itu ikut hilang terseret gelombang," terangnya.
Baca Juga: Diduga Hanyut Saat Mandi, Seorang Santri Tewas Tenggelam di Sungai Cianten
Warga berusaha mencari korban yang tenggelam, namun sekitar 100 meter Luki ditemukan oleh para pemain selancar yang sedang main surfing. "Peselancar itu melihat kaki korban dan langsung memberitahu kepada warga setempat dan mengevakuasi ke pantai dan dibawa ke Puskesmas, kondisi Luki sudah meninggal tadi siang selesai Jumatan dikuburkan, hari ini telah ditemukan Sabri dalam kondisi meninggal," tutur Afrizal.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Padang, Asnedi mengatakan hari kedua ini korban terakhir ditemukan berkat pencarian tim gabungan. “Korban yang ditemukan itu dievakuasi di RS Bhayangkara. Korban ditemukan sekitar 10 kilometer dari lokasi awal tepatnya di belakang BIM, jam 16.30 WIB,” katanya.
Rencananya korban akan dilakukan pemeriksaan oleh tim kesehatan, namun karena banyaknya kerumunan warga membuat korban dibawa ke RS Bhayangkara Polda Sumbar. “Disini kebetulan ramai kerumunan, tadi koordinasi dengan pihak keluarga dan koordinasi dengan pihak RS Bhayangkara nanti dari sana korban diambil keluarganya. Dengan ditemukan korban Sabri operasi pencarian resmi ditutup,” pungkasnya.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.