Dwi menduga aksi pencurian itu terjadi saat dia sedang sedang bepergian ke luar rumah untuk keperluan berbelanja dan pada saat bepergian pager rumah miliknya hanya ditutup saja dan tidak dikunci.”Waktu saya pergi keluar, dirumah ada asisten yang bekerja dan membersihkan rumah selama seminggu dua kali,” ujarnya.
Namun, kata dia, saat asisten sedang bersih – bersih rumah, ada seseorang yang tidak dikenal masuk pura-pura bertamudengan dalih saluran air di depan rumah katanya harus dibenerin. Dengan modus itu, rupanya hanya bermaksud untuk mengalihkan perhatian saja. Kemudian ada beberapa pelaku lainnya yang rupanya juga ikut masuk ke dalam rumah.
Setelah itu, lanjut dia, ketika asisten yang sedang bekerja kembali kerumahnya untuk membersihkan kamar di lantai dua rumah. Asisten rumah tangga tersebut berteriak melihat kondisi kamarnya berantakan dan kotor. Mendengar hal itu, Dwi langsung naik ke atas rumah dan melihat kondisi kamar sudah berantakan.
Kemudian Dwi melihat berangkas miliknya sudah raib dibawa kawanan pencuri tersebut. Menurut dia, dalam berangkas itu berisa perhiasan emas, berlian,emas batangan, mata uang asing berupa dolar, sertifikat tanah, dan BPKB mobil yang mencapai Rp 1 miliar lebih.”Sudah saya laporkan semua, semoga pelaku cepat tertangkap,” tegasnya.
Menanggapi hal itu, Wakil Kepala Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota, AKBP Rama Samtama Putra membenarkan peristiwa tersebut. Menurut dia, penyidik sudah melakukan olah tempat kejadian perkara.”Kasus ini masih lidik dan pengembangan petugas, saksi maupun korban masih diminta keteranganya,” katanya singkat.
(Sazili Mustofa)