MEXICO CITY – Setidaknya 17 pasien tewas setelah hujan lebat menyebabkan banjir di sebuah rumah sakit di Negara Bagian Hidalgo, Meksiko tengah, kata para pejabat. Sungai yang meluap menyebabkan air memutus aliran listrik di rumah sakit di kota Tula.
Beberapa korban adalah pasien Covid-19 yang sedang dirawat dengan terapi oksigen, lapor media setempat. Tim penyelamat mengevakuasi sekira 40 pasien.
BACA JUGA: Meksiko Catat Jumlah Tertinggi Kasus Harian Covid-19
Sementara itu, sebuah kapal yang membawa Gubernur Hidalgo Omar Fayad tenggelam di sungai. Dalam cuitan di Twitter Fayad mengatakan bahwa dia dalam keadaan ‘aman dan sehat’, menambahkan bahwa otoritas negara bagian akan terus mengoordinasikan operasi darurat di daerah yang terkena dampak.
Tentara dikerahkan untuk memberikan bantuan kepada tim penyelamat yang menangani bencana.
Presiden Meksiko Andrés Manuel López Obrador mengatakan dia "sangat sedih" dengan kematian di rumah sakit, demikian dilaporkan BBC.
BACA JUGA: Sekolah Ambruk, Pria Meksiko Dihukum 208 Tahun Penjara
Dia mendesak penduduk daerah dataran rendah untuk pindah ke tempat penampungan atau tinggal bersama kerabat atau teman di tempat yang lebih aman.
Lebih dari 30.000 orang di kota-kota di seluruh negara bagian telah terkena dampak banjir.
Secara terpisah, dua orang tewas setelah banjir di Ecatepec, pinggiran utara Mexico City, kata pihak berwenang.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.