Sementara, dari pengakuan kedua pelaku, mereka telah melakukan aksinya sejak sebelum Bulan Puasa tau sekitar April 2021 lalu, dengan memanfaatkan malam hari saat korban tengah terlelap tidur.
"Bebeknya tidak dikandang, hanya di batasi waring saja, jadi kami melompat dan langsung menangkap bebeknya dan dimasukkan kedalam karung. Sekali beraksi bisa 15 hingga 18 bebek yang didapat, kami sudah sering pak sejak sebelum puasa," kata pelaku.
Setelah menjual hasil curiannya, dengan harga Rp 40.000 perekor, pelaku menghabiskan uangnya untuk berkencan dan berfoya-foya. "Untuk cewekan (kencan) pak duitnya, beli rokok sama beli yang lainnya. Kami menjualnya di pasar Prabumulih pak, harganya Rp 40 ribu perekor," pungkasnya.
(Angkasa Yudhistira)