Ia pun mengimbau seluruh keluarga korban untuk datang ke RS Polri guna melengkapi data-data yang dibutuhkan. Menurut dia, bagi pihak keluarga yang telah memberikan data ke RSUD Tangerang, tidak usah lagi menyambangi RS Polri.
8. Keluarga Harap Hasil Identifikasi Segera Keluar
Angeli dan beberapa perwakilan keluarga korban memberikan seluruh data yang dibutuhkan untuk proses identifikasi ke Posko Antemortem. Ia menyebutkan, keluarga hanya ingin membawa jenazah cepat kembali ke rumah dan segera dimakamkan.
"Jangan sampai satu minggu hasilnya berlarut-larut. Kalau sudah tahu kabar kematian ya bisa kita bawa pulang secepatnya, malah hari ini juga begitu," katanya.
9. Dijaga Belasan Petugas
Direktur Keamanan dan Ketertiban (Dirkamtib) pada Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kemenkumham, Abdul Aris mengungkapkan, hanya ada satu regu atau sekira 15 petugas yang mengamankan Lapas Tangerang secara keseluruhan, saat kejadian kebakaran.
10. Sulit Menyelamatkan Diri
Salah satu faktor yang menyebabkan banyaknya korban tewas dalam kebakaran karena upaya penyelamatan saat itu tidak bisa dilakukan secara maksimal.
Hanya satu pintu yang dibuka bagi warga binaan sedangkan kamar setiap warga binaan berisi banyak orang.
Hingga akhirnya, banyak kaki warga binaan yang luka karena berebutan untuk keluar dan ada yang tidak sempat menyelamatkan diri.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.