"Jadi hari ini kami mengevaluasi selama dua minggu terakhir situasi Puncak Raya. Artinya melibatkan 5 Polres di jajaran Polda Jawa Barat. Sehingga kami melihat kemarin bahwa kendaraan yang melalui tol itu relatif bisa dikendalikan pada Simpang Gadog. Tetapi kendaraan non Tol, apakah itu roda dua atau roda empat itu memang melewati wilayah-wilayah baik itu Kota Bogor, Cianjur dan sebagainya," ucap Susatyo.
Hasilnya, disepakati ada 14 titik check point di wilayah Puncak Raya selama 24 jam pada akhir pekan besok mulai 10-12 September 2021. Posko ini akan melaksanakan beberapa rekayasa lalu lintas mulai dari ganjil genap hingga penutupan arus total.
"yang akan dilaksanakan pertama, ganjil-genap apabila masih memungkinkan, kendaraan masih landai. Kalau memang padat, kita laksanakan buka tutup. Ketiga, kalau memang sangat padat kami laksanakan penutupan total," tegasnya.
Check point tersebut tersebar di lima wilayah yakni 14 titik meliputi ada titik di Kabupaten Bogor 8 titik, Kota Bogor 2 titik, Cianjur 1 titik, Kota Sukabumi 2, dan Kabupaten Sukabumi 1 titik. Diharapkan, dengan adanya koordinasi ini bisa mengatasi kepadatan lalu lintas pada akhir pekan di wilayah Puncak Raya.
"Jadi menuju ke arah Puncak akan kita monitor baik dari arah Bandung, Jakarta baik Tol maupun non Tol. Dan hadir juga dari Korlantas Polri juga akan memonitor 25 pintu tol dari keluar Jakarta sampai menuju pintu Tol terakhir di Ciawi," tutup Susatyo.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.