JAKARTA – Kepala Laboratorium Geodesi Institut Teknologi Bandung, Heri Andreas angkat bicara soal prediksi LIPI yang menyebut kenaikan air laut yang akan terjadi di masa mendatang.
Dia mengatakan bahwa nilai sea level rise tersebut sebenarnya relatif kecil dan dapat diabaikan.
“Kalau kita melihat dari nilai dari sea level rise, ya kan kalau 6 mm atau 1 cm per tahun ya dalam 50 tahun ya 50 cm ya hitungannya seperti itulah, sederhananya ya dan 50 cm ya sebenarnya relatif kecil ya. jadi saya sih sering menyampaikan kalau sea level rise itu bisa diabaikan,” ujar Heri dalam Special Dialogue Okezone, Senin (13/9/2021).
Menurut Heri, karena nilai sea level rise yang relatif kecil tersebut, penurunan tanah atau land subsidence adalah hal yang harus lebih diperhatikan.
Dia melanjutkan bahwa perubahan iklim bisa berdampak pada cuaca ekstrem, gelombang tinggi, hingga banjir rob yang berptensi pada tenggelamnya daratan akibat penurunan tanah.