TANGSEL - Gegara kelakuan 2 pemuda yang mabuk minuman keras, dua kelompok massa nyaris terlibat bentrokan di Lengkong Gudang Timur, Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel).
Kejadian itu bermula saat dua pemuda yang berboncengan satu sepeda motor berhenti untuk mengisi bensin di salah satu warung sembako di Jalan Lengkong Gudang Timur, Jumat 10 September 2021 malam.
Keduanya meminta pemilik warung berinisial AD (38) mengisi bensin dengan jumlah tertentu. Setelah selesai, kedua pemuda mengaku tak membawa uang, lalu menyerahkan sebuah jam tangan mati sebagai jaminan.
Baca juga: Sok Jagoan Tenteng Celurit di Jalan, Nyali Rizaldi Ciut saat Ditangkap Polisi
Merasa itu hanya akal-akalan, AD pun menolak dan menyarankan keduanya menaruh handphone sebagai jaminan untuk mengambil uang lebih dulu. Cekcok pun terjadi, salah satu pemuda lantas menghubungi teman-temannya sambil melontarkan ancaman.
"Mereka mabuk, bau minuman. Saya bilang, kalau memang mau ambil uang dulu silahkan, tapi taruh jaminan, handphone atau apalah, buat jaminan aja, nanti bisa diambil lagi. Tapi dia nggak mau, akhirnya nelepon teman-temannya suruh ambil celurit," tutur AD di lokasi, Selasa (14/09/21).
Baca juga: Viral Video Tawuran Antar-Remaja di Cengkareng, Pelaku: Bacokin, Mati!
Untuk berjaga-jaga, AD akhirnya turut menghubungi teman dan kerabatnya sesama etnis tertentu agar datang ke lokasi. Tak lama kemudian, sejumlah orang yang merupakan teman kedua pemuda tersebut datang.
"Ada beberapa orang yang datang, kelihatannya semua mabuk minuman. Mereka mengaku anggota Ormas PP (Pemuda Pancasila), nantangin saya berantem. Saya nggak tahu mereka bawa senjata atau nggak ya, karena saya fokus di depan warung aja," ungkapnya.