Aksi para pemuda mabuk itu sempat memancing emosi AD. Namun dia memilih menahan diri sambil menunggu kedatangan teman dan kerabatnya. Sesaat kemudian, kelompok AD mulai berdatangan hingga membuat ciut kelompok pemabuk.
"Setelah teman saya kumpul juga, baru mereka mulai lembek. Mereka bilang mau bawa celurit lah segala macam, buat apa? kita aja banyak kok celurit, memang senjata kita itu," terangnya.
Beruntung, cekcok mulut 2 kelompok massa tak berujung pada bentrokan fisik. Para pemuda mabuk akhirnya mundur dan membayar uang pembelian bensin, lalu pergi meninggalkan lokasi.
"Kita sih intinya nggak mau cari gara-gara, kalau dibayar ya selesai. Jadi jangan mentang-mentang anggota ormas berbuat seenaknya sama orang kecil. Kita tahu itu cuma oknum, jadi sekalian kita kasih pelajaran juga," tegasnya.
Detik-detik awal kejadian itu terekam jelas dari kamera Close Circuid Television (CCTV) yang terpasang di lokasi. Rekaman video menunjukkan, kedua pemuda mabuk mencak-mencak kepada AD sembari mondar-mandir di depan warung.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.