Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kematian Ratusan Burung Pipit di Cirebon Diduga karena Cuaca Ekstrem

Antara , Jurnalis-Kamis, 16 September 2021 |19:18 WIB
Kematian Ratusan Burung Pipit di Cirebon Diduga karena Cuaca Ekstrem
Ratusan burung pipit mati di depan Balai Kota Cirebon (Foto: Antara)
A
A
A

CIREBON - Penyebab kematian ratusan burung pipit secara massal di Balai Kota Cirebon, Jawa Barat, dari hasil uji laboratorium berkesimpulan sementara, karena perubahan cuaca ekstrem.

"Kesimpulan sementara, penyebab kematian bukan karena penyakit, hasil PCR Avian Influenza dan pengujian PCR flu New Castle (ND) negatif," kata Kabid Pertanian dan Peternakan DKPPP Kota Cirebon Iin Inayati di Cirebon, Kamis (16/9/2021).

Baca Juga:  Bikin Heboh, Ratusan Burung Pipit Mati di Depan Balai Kota Cirebon

Iin mengatakan, dugaan sementara penyebab terjadinya fenomena matinya ratusan burung pipit di halaman belakang Balai Kota Cirebon itu, karena perubahan cuaca ekstrem.

"Kemungkinan dugaan sementara karena perubahan cuaca ekstrem," tuturnya.

Ia menjelaskan, selain tes PCR dari hasil autopsi bangkai burung pipit itu tidak ditemukan kerusakan pada bagian organ dalam. Untuk itu, ia memastikan kematian ratusan burung pipit tersebut bukan disebabkan oleh infeksi virus.

"Yang sudah keluar adalah uji PCR untuk AI dan ND, hasilnya negatif. Autopsi untuk melihat organ dalam juga, hasilnya tidak ditemukan perubahan, artinya organ dalam normal," katanya.

Namun, hasil pemeriksaan sampel burung pipit tersebut belum selesai. Karena sampel itu masih harus diuji di laboratorium bakteriologi.

"Hasil lengkap belum keluar, karena ada proses uji lab bakteriologi," ujarnya.

(Arief Setyadi )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement