"Tentu catatan panjang keterlibatan AR dalam JI menunjukkan kelicikannya. Bahwa dia dengan sengaja tidak menjadi bagian dari struktur organisasi JI. Tentunya hal ini dilakukan untuk menghindar dari endusan aparat," ujar Ramadhan.
Sementara itu, Kabag Banops Densus 88 Kombes Aswin Siregar menuturkan, pihaknya menemukan bukti-bukti bahwa Abu Rusydan masih sangat berperan penting dalam Jamaah Islamiyah.
"Penangkapan ini dilakukan setelah Densus 88 menemukan titik terang dari hasil penangkapan beberapa anggota JI sebelumnya yang menyatakan bahwa Abu Rusydan merupakan salah satu titik sentral dari pergerakan JI selama ini," ujar Aswin dikonfirmasi terpisah.
Baca Juga: BNPT Sebut Kelompok JI Salah Gunakan Kotak Amal untuk Rekrut Kaum Milenial
(Arief Setyadi )