Gunung Berapi di Spanyol Meletus, Lava Mengalir ke Sungai Menuju 2 Desa

Angkasa Yudhistira, Okezone · Senin 20 September 2021 03:44 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 20 18 2473788 gunung-berapi-di-spanyol-meletus-lava-mengalir-ke-sungai-menuju-2-desa-R56goOlkgi.jpg Gunung berapi di Spanyol meletus (Foto: Reuters)

LA PALMA - Gunung berapi meletus di Pulau Canary Spanyol pada Minggu 19 September 2021. Letusan gunung mengirimkan semburan lava ke udara dan mengalir di sungai menuju dua desa dari taman nasional Cumbre Vieja di selatan pulau tersebut.

Pihak berwenang telah mulai mengevakuasi yang lemah dan beberapa hewan ternak dari desa-desa terdekat sebelum letusan pada pukul 15.15 waktu setempat.

Sekira dua jam kemudian, dengan lahar merayap menuruni lereng bukit dari lima celah yang robek ke lereng bukit, petugas berwenang memerintahkan evakuasi empat desa, termasuk El Paso dan Los Llanos de Aridane.

Setelah malam tiba, rekaman video menunjukkan air mancur lava menembak ratusan meter ke langit, dan setidaknya tiga sungai oranye pijar dari batuan cair mengalir menuruni bukit, merobek luka ke hutan dan lahan pertanian, dan menyebar saat mencapai tempat yang lebih rendah.

Baca Juga : Pemerintah Taliban Resmi Umumkan Hak Pendidikan Perempuan

"Ketika gunung berapi meletus hari ini, saya takut. Bagi wartawan itu adalah sesuatu yang spektakuler. bagi kami itu adalah tragedi. Saya pikir lahar telah mencapai beberapa rumah kerabat," kata penduduk setempat Isabel Fuentes, 55, kepada televisi Spanyol TVE, yang dilansir dari Reuters.

"Saya berusia 5 tahun ketika gunung berapi terakhir meletus (tahun 1971). Anda tidak pernah bisa melupakan letusan gunung berapi," tambah Fuentes, yang mengatakan bahwa dia telah pindah ke rumah lain pada hari Minggu untuk keselamatannya.

Penjaga Sipil Spanyol mengatakan pihaknya membantu mengevakuasi antara 5.000 dan 10.000 orang.

Presiden Kepulauan Canary Angel Victor Torres mengatakan kepada televisi publik TVE bahwa sejauh ini tidak ada korban luka yang dilaporkan.

"Dalam keadaan apa pun, jangan mendekati aliran lahar," pemerintah kota memperingatkan warga. "Jika ada abu vulkanik, tinggal di rumah Anda."

Kendati demikian, penerbangan ke dan dari Canaries berlanjut seperti biasa, kata operator bandara Aena.

Stavros Meletlidis, seorang dokter vulkanologi di Spanish Geographical Institute, mengatakan letusan itu telah merobek lima lubang di lereng bukit dan dia tidak bisa memastikan berapa lama itu akan berlangsung. "Kami harus mengukur lahar setiap hari dan itu akan membantu kami mengatasinya".

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini