Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pentagon Umumkan Rencana Terapkan Rekomendasi Komisi Independen Tentang Serangan Seksual dan KDRT di Militer

Vanessa Nathania , Jurnalis-Kamis, 23 September 2021 |17:07 WIB
Pentagon Umumkan Rencana Terapkan Rekomendasi Komisi Independen Tentang Serangan Seksual dan KDRT di Militer
Pentagon (Foto: CNN)
A
A
A

WASHINGTON - Pentagon memaparkan rencananya untuk mengatasi serangan seksual dan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) di ranah militer, tiga bulan setelah Gedung Putih dan Menteri Pertahanan Amerika Serikat (Menhan AS)  Austin Lloyd memberikan dukungan mereka di balik rekomendasi yang dibuat oleh komisi peninjau independen.

“Pemerintah telah menempatkan prioritas tinggi yang belum pernah dilakukan sebelumnya pada rangkaian hal yang menantang ini,” kata Wakil Menteri Pertahanan, Kathleen Hicks dalam pengarahan di Pentagon pada Rabu (22/9).

"Kami sekarang telah membuat misi, yang disebut peta jalan implementasi, dan Menhan Austin telah menyetujuinya secara keseluruhan,” lanjutnya.

 (Baca juga: Kepala Pentagon Minta Maaf Atas Serangan Drone di Afghanistan)

Seorang pejabat pertahanan mengatakan rencana implementasi termasuk usulan perubahan pada Uniform Code of Military Justice dan rencana pembentukan Kantor Penuntut Khusus Korban, yang akan menghapus penyelidikan kekerasan seksual dan kekerasan dalam rumah tangga dari alur komando.

Ini juga akan mencakup rencana untuk menerapkan sejumlah rekomendasi lain yang dibuat oleh Komisi Peninjau Independen

Rencana implementasi mencakup pendekatan empat tingkat untuk mengimplementasikan semua rekomendasi Komisi Peninjau Independen, sekitar 80 secara total. Tingkat pertama dari rencana tersebut berfokus pada pendirian kantor Penuntut Khusus Korban dan menciptakan tim kerja pencegahan khusus penuh waktu di dalam militer.

(Baca juga: Persiapkan Skenario Terburuk, Pentagon Kirim 3.000 Tentara AS ke Afghanistan)

Selama pengarahan, Hicks mengatakan ini juga akan fokus pada penerapan koordinator respons serangan seksual penuh waktu dan penentuan posisi hukum korban pencegahan dan respons di dalam militer.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement