17 Rumah Warga Rusak Terdampak Angin Kencang di Lombok Tengah

Tim Okezone, Okezone · Kamis 23 September 2021 14:51 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 23 340 2475780 17-rumah-warga-rusak-terdampak-angin-kencang-di-lombok-tengah-5GlN6fsbiX.jpg Foto: Istimewa

JAKARTA - Angin kencang yang terjadi di wilayah Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, mengakibatkan 17 unit rumah warga rusak pada Rabu 22 September 2021, sekira pukul 22.00 Wita.

Sebanyak tiga desa terdampak yakni Desa Monggas yang terletak di Kecamatan Kopang, Desa Montong Terep dan Desa Mertak Tombok di Kecamatan Praya.

"Berdasarkan laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lombok Tengah terdapat satu warga mengalami luka akibat material bangunan dan 28 KK terdampak peristiwa ini," ujar Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari, Kamis (23/9/2021).

Pihak BPBD Kabupaten Lombok Tengah juga telah menerjunkan tim untuk melakukan pendataan dan melakukan evakuasi terhadap korban luka.

Baca juga: Bogor Dilanda Angin Kencang, Sejumlah Rumah Rusak dan 115 Jiwa Terdampak

Petugas gabungan yang terdiri dari BPBD Provinsi NTB, BPBD Kabupaten Lombok Tengah, unsur TNI-Polri dan warga sekitar bergotong royong membersihkan puing pohon tumbang dan material yang terbawa saat terjadi peristiwa ini. Para warga yang terdampak akan mendapat bantuan bahan bangunan dari pemerintah setempat. Kondisi terkini dilapangan, dilaporkan cuaca saat ini sudah kondusif.

Baca juga: Kemarin Depok Diterjang Angin Kencang, Berikut Prakiraan Cuaca Hari Ini

Berdasarkan informasi BMKG, sepekan ke depan, hampir sebagian wilayah Indonesia berpotensi diguyur hujan lebat yang dapat disertai kilat/petir/angin kencang. Daerah-daerah tersebut yaitu, Riau, Sumatra Barat, Jambi, Bengkulu, Sumatra Selatan, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan dan Sulawesi Utara. Wilayah lainnya, yaitu Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat dan Papua.

BNPB menghimbau untuk seluruh masyarakat untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem di masa peralihan (pancaroba) dari musim kemarau ke musim hujan, potensi angin kencang, hujan deras dalam waktu singkat, puting beliung serta potensi cuaca yang memicu terjadinya bahaya hidrometeorologi.

Baca juga: Angin Kencang Rusak 36 Rumah di Gambiran Banyuwangi, Seorang Korban Alami Luka-luka

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini