Gara-Gara Telat Urus Surat Cerai, Istri Ditusuk Suami

Abdullah Sani Hasibuan, iNews · Selasa 28 September 2021 15:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 28 608 2478107 gara-gara-telat-urus-surat-cerai-istri-ditusuk-suami-5vZoRplUVR.jpg Suami tusuk istri karena korban telat mengurus surat cerai. (Foto : iNews/Sani Hasibuan)

TEBING TINGGI – Seorang suami di Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, ditangkap karena melakukan penusukan terhadap istrinya. Pelaku nekat menusuk istrinya dengan gunting karena korban telat mengurus surat cera di antara keduanya.

Pelaku adalah Amir Siregar (45), warga Desa Kuta Pinang, Kecamatan Tebing Syahbandar. Ia ditangkap petugas Polres Tebing Tinggi karena menusuk istrinya, Sisca (30).

Tersangka ditangkap petugas di kediamannya, Senin (27/9/2021) sore.

Peristiwa itu berawal dari saat tersangka mendatangi istrinya yang sedang berada di rumah mertuanya di Desa Kuta Pinang, Serdang Bedagai, guna mempertanyakan proses perceraian antara tersangka dengan korban.

Namun, karena mendapatkan jawaban yang tak enak. tersangka yang sudah emosi langsung menusuk perut sebelah kanan istrinya menggunakan gunting yang sudah ia siapkan sebelumnya.

Tak terima dengan kejadian itu, keluarga korban melaporkannya ke Polres Tebing Tinggi.

“Ditusuk pakai gunting. Gara-garanya ku ajak jumpa untuk menyelsaikan masalah ini dia enggak mau untuk menyelesaikan perceraian,” kata tersangka Amir Siregar, Selasa (28/9/2021).

Baca Juga :  Asyik Nongkrong, 4 Warga Cibubur Diserang Geng Motor

Sementara itu, Kasubbag Humas Polres Tebing Tinggi, Iptu Agus Harianto, membenarkan adanya kasus KDRT tersebut.

Agus mengatakan, tersangka dan korban yang merupakan suami istri itu sudah pisah ranjang dan kerap cekcok dalam satu tahun belakangan. Atas hal itu, Sisca meminta cerai kepada tersangka.

“Atas kesepakatan mereka Sisca mengurus perceraian. Tapi, sudah ditunggu pihak suami surat cerai itu tidak ada muncul, tidak ada gugatan di Pengadilan Agama sehingga ini dipertanyakan ke istrinya,” tutur Agus.

Mendapati pertanyaan itu, ia melanjutkan, korban memberikan jawaban yang membuat suaminya tersinggung. “Sehingga membut ditikam dengan gunting,” ucapnya.

Kini guna pengusutan lebih lanjut, barang bukti sebuah gunting dan tersangka diamankan di Mapolres Tebing Tinggi. Kini kasusnya ditangani Unit PPA Satreskrim Polres Tebing Tinggi.

Tersangka dijerat Pasal 44 UU RI Nomor 23 Tahun 2012 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga dengan ancaman hukuman paling rendah lima tahun kurungan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini