Beredar Foto Anak Tiri Yosef Diduga Anggota Gangster, Pengakuan Arigi Mengejutkan

Tim Okezone, Okezone · Rabu 29 September 2021 11:42 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 29 525 2478581 beredar-foto-anak-tiri-yosef-diduga-anggota-gangster-pengakuan-arigi-mengejutkan-Jwwh6cCUKv.jpg Arigi berpose di atas motor dengan stiker M2R. (Foto: Facebook)

SUBANG – Belum terungkapnya pelaku pembunuhan ibu dan anak, Tuti Suhartini (55) dan Amelia Mustika Ratu (23) di Subang, mencuatnya beragam spekulasi. Salah satunya terkait latar belakang Arigi, anak Mimin dari pernikahan pertamanya.

Dalam foto unggahan seorang pengguna Facebook, Arigi berpose di atas motor dengan stiker M2R yang dikenal sebagai geng motor Moonraker. Geng motor ini disebut-sebut punya track record sebagai gangster.

Arigi pun lantas angkat bicara. Dalam sebuah wawancara, dia membantah tudigan tersebut. "Gak ada. saya gak pernah gabung gengster. Gak pernah masuk geng-geng kaya gitu," kata Arigi bersama ibu dan adiknya, sesuai ziarah ke makam korban Tuti dan Amelia di Tempat Permakaman Umum (TPU) Istuning, Desa/Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang.

Dengan sikap tenang dan nada suara datar, Arigi mengatakan, mungkin tudingan itu muncul lantaran dirinya pernah ikut kejuaraan roadrace di Kabupaten Purwakarta pada 2014 silam. Kebetulan panitia dan penyelenggara kegiatan tersebut adalah Moonraker.

Baca juga: 40 Hari Pembunuhan Ibu-Anak di Subang, Keluarga Minta Doa Masyarakat

Diketahui, dulu Moonraker dikenal sebagai geng motor atau gengster. Namun saat ini Moonraker telah berubah menjadi organisasi kepemudaan yang menekuni bidang otomotif.

"Itu kan ada acara roadrace yah. Yang bikin acaranya itu Moonraker. Jadi di lokasi acara ada nama Moonraker karena memang acaranya Moonraker Cup. Waktu 2014, udah lama, di Purwakarta," kata Arigi.

Jadi tuduhan Arigi pernah menjadi anggota geng motor atau gengster tidak benar? "Tidak benar. Saya tidak pernah masuk geng-geng kaya gitu," ujarnya.

Arigi berharap kasus pembunuhan terhadap almarhumah Tuti dan Amelia pada Rabu 18 Agustus 2021 lalu cepat terungkap dan pelaku yang berbuat keji terhadap korban tertangkap.

"Ya hampir sama sama ibu, saya berharap kasus segera terungkap. Gak ada lagi tuduhan-tuduhan ke keluarga. Karena kami kooperatif kok. Ketika dipanggil, kami ya dateng. Ada tuduhan, kami kabur, kan enggak. Kami ada di rumah," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini