Langgar Prokes, Pesta Adat Meninggal di Sumut Dibubarkan Polisi

Aries Fernando Manalu, iNews · Kamis 30 September 2021 16:33 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 30 608 2479380 langgar-prokes-pesta-adat-meninggal-di-sumut-dibubarkan-polisi-rE77EZZBOI.jpg Pesta adat meninggal di Humbang Hasundutan, Sumut dibubarkan (Foto: Aries Fernando Manalu)

SUMUT - Kapolsek Lintongnihuta didampingi Tim Gugus Tugas Covid-19 membubarkan kerumunan pesta adat meninggal di Kecamatan Paranginan, Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara. 

Kapolsek Lintongnihuta AKP Habiahan langsung menertibkan atau membubarkan kerumunan pesta adat meninggal. Sebagian masyarakat tidak mematuhi protokol kesehatan dengan memakai masker, sehingga masyarakat membubarkan diri dari pesta adat meninggal.

Baca Juga: Pengunjung Pantai Pangandaran Capai 10 Ribu, Luhut: Bahaya!

Di Kabupaten Humbang Hasundutan sudah zona kuning, tetapi Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan tetap menjaga penularan Covid-19. Karena jumlah di pesta tersebut kurang lebih 800 orang yang melayat atau datang ke pesta adat meninggal.

Kapolsek Lintonghuta AKP Habiahan mengatakan, awalnya, jenazah Martina Boru Marbun dari Pekanbaru dibawa ke Kabupaten Humbang Hasundutan untuk dikebumikan di Kecamatan Paranginan. Sementara Peraturan Bupati Humbang Hasundutan, jenazah yang dari luar Kabupaten Humbang Hasundutan langsung dikebumikan bukan dipestakan lagi di rumah Nababan.

Baca Juga: Manajer Kafe Holywings Ditetapkan Tersangka Kasus Kerumunan

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini