Share

330.000 Anak Diperkirakan Jadi Korban Pelecehan Seks Gereja Katolik Selama 70 Tahun

Agregasi VOA, · Rabu 06 Oktober 2021 05:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 06 18 2481871 330-000-anak-diperkirakan-jadi-korban-pelecehan-seks-gereja-katolik-selama-70-tahun-H8OUvCgY2M.jpg Gereja Katolik di Prancis (Foto: AP via VOA)

PRANCIS- Sebuah laporan yang dirilis di Prancis, pada Selasa (5/10), mengatakan ada sekitar 330.000 anak-anak yang diperkirakan menjadi korban pelecehan seks di gereja-gereja Katolik di Prancis selama 70 tahun terakhir.

Ketua komisi yang mengeluarkan laporan itu, Jean-Marc Sauve, mengatakan perkiraan tersebut dibuat berdasarkan penelitian ilmiah, dan pelecehan-pelecehan yang dimaksud termasuk pelanggaran yang dilakukan oleh para pastor, pengurus gereja, dan mereka yang terlibat dalam kegiatan gereja.

Laporan itu mengatakan sekitar 3.000 pelaku pelecehan seks terhadap anak, dua pertiga dari mereka adalah pastor, bekerja di gereja-gereja Katolik selama periode itu.

Komisi ini telah bekerja selama 2,5 tahun, mendengarkan pengakuan para korban dan saksi serta mempelajari arsip gereja, pengadilan, polisi dan pers mulai tahun 1950-an.

 (Baca juga: Laporan Ungkap 216 Ribu Anak Jadi Korban Pelecehan Seksual di Gereja Katolik Prancis)

Sebuah hotline yang dibuka pada awal penyelidikan menerima 6.500 panggilan telepon dari sejumlah tersangka korban dan orang-orang yang mengatakan bahwa mereka mengenal seorang korban.

Sauve mengatakan 22 dugaan kejahatan yang masih bisa diproses pengadilan telah diteruskan ke kejaksaan. Lebih dari 40 kasus yang terlalu tua untuk diadili tetapi melibatkan para pelaku yang diduga masih hidup telah dilaporkan ke para pejabat gereja.

 (Baca juga: Penyelidikan: Ribuan Pedofil Telah Beroperasi di Gereja Katolik, Pelaku Pelecehan hingga 3.200 Pendeta)

Komisi itu mengeluarkan 45 rekomendasi tentang bagaimana mencegah terjadinya pelecehan semacam itu. Ini termasuk melatih para pastor dan pengurus gereja lainnya, merevisi Hukum Kanon (hukum yang digunakan Vatikan untuk mengatur gereja) dan mendorong kebijakan untuk mengakui dan memberi kompensasi kepada para korban, kata Sauve.

Baca Juga: Peringati Hari Lahir Pancasila, Pengawas KKP Lakukan Upacara Bawah Laut

(sst)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini