Polisi Gerebek Prostitusi Kedok Rumah Kontrakan, Sekali Kencan Rp400 Ribu

Endro Dwirawan, iNews · Rabu 06 Oktober 2021 21:10 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 06 340 2482393 polisi-gerebek-prostitusi-kedok-rumah-kontrakan-sekali-kencan-rp400-ribu-NrOIXIHhtP.jpg Penggerebekan prostitusi di rumah kontrakan. (Foto: Endro Dwirawan)

BENGKULU - Unit PPA dan anggota Reskrim Kepolisian Resor Kepahiang Bengkulu menggrebek sebuah rumah kontrakan yang dijadikan tempat prostitusi online. Dari penggrebekan tersebut polisi mengamankan muncikari, pemilik kontrakan dan dua wanita yang dijadikan pekerja prostitusi beserta uang.

Penggerebekan berawal dari informasi masyarakat yang resah terkait dugaan praktik prostitusi di rumah bedengang atau kontrakan. Lokasinya berada di Jalan Mandi Angin, Kelurahan Pensiunan, Kabupaten Kepahiang.

Unit Perlindungan Perempuan dan Anak serta Anggota Buser Elang Jupi Satreskrim Polres Kepahiang melakukan penggrebekan di lokasi yang dimaksud.

Kasatreskrim Polres Kepahiang AKP Welliwanto Malau mengatakan, dari penggrebekan tersebut polisi mendapati dua orang pria yang sedang menggunakan jasa prostitusi. 

“Beserta barang bukti uang tunai sebesar Rp1,7 juta. Kami juga mengamankan sejumlah orang di antaranya HN 23 tahun muncikari, MC 21 tahun wanita pekerja prostitusi dan SA 20 tahun, serta dua orang pemilik kontrakan atau penyedia tempat. Selain itu polisi juga menyita barang bukti kasur, bantal, handphone dan barang bukti lainnya,” ujar Welliwanto, Selasa (5/10/2021).

Dari hasil pemeriksaan sementara, praktik prostitusi online ini dijalankan oleh sang muncikari menggunakan aplikasi chating online. Setelah menawarkan jasa, muncikari tersebut lantas mencarikan wanita yang bersedia diajak berkencan. Satu kali kencan, muncikari mematok tarif sebesar Rp400 ribu. 

Polisi masih mendalami kasus ini dengan melakukan pemeriksaan mendalam terhadap para tersangka.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini