3 Tahun Diurus, Anak dengan Nama Terpanjang di Tuban Belum Dapat Akta Kelahiran

Ashadi Ikhsan (Koran Sindo), Koran SI · Rabu 06 Oktober 2021 23:37 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 06 519 2482443 3-tahun-diurus-anak-dengan-nama-terpanjang-di-tuban-belum-dapat-akta-kelahiran-GmDnI6e8XX.jpg Orangtua yang memiliki anak dengan nama terpanjang di Tuban (Foto: Pipiet Wibawanto)

TUBAN - Selama tiga tahun, pasangan suami istri, Arif Akbar dan Suci Nur Aisiyah kesulitan mengurus akta kelahiran anaknya. Penyebabnya, karena nama anak keduanya terlalu panjang.

Nama anak yang masih berusia tiga tahun itu yakni, Rangga Madhipa Sutra Jiwa Cordosega Akre Askhala Mughal Ilkhanat Akbar Sahara Pi-Thariq Ziyad Syaifudin Quthuz Khoshala Sura Talenta. Bila dihitung ada 19 kata.

"Saya sudah berjuang 3 tahun untuk mengurus akta kelahiran ke dinas. Tiap datang di suruh menunggu sampai terakhir diberikan solusi mengganti nama anak," tutur orang tua Arif Akbar, (6/10/2021).

Baca Juga:  Ingat Anak dengan Nama Terpanjang di Tuban? Kini Kesulitan Urus Akta Lahir

Akibatnya, dalam proses 3 tahun pula, si anak belum mempunyai dokumen administrasi. Bahkan, kesulitan mengurus akta kelahiran. "Sebagai gantinya, kami disuruh mengganti nama anak kami," tambah Arif Akbar.

Dijelaskan, bila nama panjang tersebut berangkat dari tekad dan harapan agar kelak anaknya bisa berpikir dengan sumbu dan nalar panjang. Tidak mudah diracuni berita hoax dan bisa menganalisa masalah dengan pemikiran jernih yang panjang sepanjang namanya.

Bahkan, masih jelas Arif Akbar, bisa menjadi suri tauladan dan inspirasi generasi dimasanya nanti. Yaitu, mengabdi dan mencintai persada nusantara ini.

"Anak itu kebanggaan Keluarga kami menjadi mimpi dan harapan kami," tegasnya.

Arif Akbar berharap, pihak terkait pembuat akte memberi jalan keluar dan kemudahan dalam memberikan pelayanan yang baik. "Dalam tiap kesempatan kami selalu menanyakan dengan harapan dapat berita terbaru yang membahagiakan, sampai hampir tahun yang ke tiga, berita itu tidak ada, jika kami menanyakan selalu disuruh mengubah nama," keluhnya.

Baca Juga:  Sulit Urus Akta Kelahiran, Ayah dengan Nama Anak Terpanjang di Tuban Surati Presiden Jokowi

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Tuban Rahmad Ubaid menjelaskan, saat ini untuk penulisan nama pada dokumen administrasi kependudukan termasuk bio data kependudukan sebagaimana diatur dalam Aplikasi Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) terbatas 55 karakter atau huruf dan spasi.

"Sebelum akte di proses, harus masuk dulu dalam bio data base kependudukan SIAK Ditjen Dukcapil/max.55 karakter. Jadi demikian halnya untuk akte, KK dan KTP semua terbatas max.55 karakter huruf termasuk spasi," tuturnya.

 

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini