Share

Siswi Cacat Permanen Setelah Dihukum Guru Lompat Jongkok 150 Kali

Vanessa Nathania, Okezone · Jum'at 08 Oktober 2021 16:06 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 08 18 2483381 siswi-cacat-permanen-setelah-dihukum-guru-lompat-jongkok-150-kali-PMNwCexnYm.jpg Foto: Newsflash.

BEIJING – Seorang siswi remaja mengalami cacat permanen dan membutuhkan kruk untuk berjalan setelah dipaksa melakukan 150 kali lompat jongkok sebagai hukuman karena menyelundupkan makanan ringan ke asrama sekolahnya di Provinsi Sichuan, China.

Ibu dari siswi bernama Zhou itu mengatakan kepada media lokal bahwa insiden itu terjadi sekira pukul 10 malam pada 10 Juni, sekira pukul 10 malam.

BACA JUGA: Tahanan Disiksa, Dipukuli, hingga Squat Jump 1000 Kali karena Mendengkur 

Saat itu siswi berusia 14 tahun itu tertangkap sedang menuju ke asrama sekolah oleh seorang guru.

Guru tersebut kemudian menyuruh Zhou melakukan 300 kali lompat jongkok setelah menemukan makanan ringan di tempat tidur si siswi.

BACA JUGA: Balas Dendam, Anak Perintahkan Eksekusi Mati Bagi Ibunya Sendiri

Zhou mengatakan bahwa makanan itu bukan miliknya dan bahwa dia menderita cedera kaki setahun yang lalu. Namun, klaim itu diabaikan dan siswi itu tetap dipaksa meakukan lompat jongkok di bawah pengawasan seorang guru.

Akibat hukuman itu Zhou harus menjalani operasi pada bagian lutut ke bawah hingga telapak kakinya, dia teraksa pergi ke berbagai rumah sakit di kota Luzhou dan Chengdu untuk menjalani prosedur tersebut.

Dia telah diberitahu oleh dokter bahwa dia cacat permanen dan sekarang harus berjalan dengan tongkat karena luka-lukanya, demikian diwartakan Mirror.

Sejak saat itu Zhou juga telah didiagnosis mengalami PTSD atau gangguan stress pascatrauma.

Sementara itu, guru pembimbing di asrama dilaporkan telah dipecat pada 14 Juli, sementara pihak berwenang menyatakan bahwa mereka sedang menyelidiki masalah tersebut.

Menurut laporan media lokal, sekolah telah menawarkan ganti rugi sebesar RMB 109.774 atau sekira Rp241.986.220 kepada pihak keluarga. Namun orangtua Zhou sejauh in menolak tawaran tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini