Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ganjil Genap Dihentikan, Pantai Sanur Mulai Ramai Dikunjungi Wisatawan

Indira Arri , Jurnalis-Minggu, 10 Oktober 2021 |09:15 WIB
Ganjil Genap Dihentikan, Pantai Sanur Mulai Ramai Dikunjungi Wisatawan
Pantai Sanur mulai ramai dikunjungi wisatawan (Foto: Indira Arri)
A
A
A

DENPASAR - Kawasan Pantai Sanur mulai diramaikan wisatawan lokal pasca pengaturan arus kendaraan dengan sistem ganjil genap dihentikan. Sejumlah warga mengaku lebih leluasa menikmati liburan, namun tetap menjaga protokol kesehatan.

Petugas parkir di gerbang masuk Pantai Sanur Denpasar tampak sibuk melayani kendaraan yang masuk ke kawasan pantai. Sesuai Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 18 Tahun 2022 tentang PPKM level 3, Pemerintah Provinsi Bali resmi menghentikan pengaturan kendaraan dengan sistem ganjil genap di kawasan wisata karena tidak efektif.

Baca Juga:  Presiden Jokowi Puji Penanganan Covid-19 di Bali

Wisatawan lokal mulai memanfaatkan kesempatan ini untuk menikmati hari libur di pantai berpasir putih ini. Mereka mengaku cukup leluasa tanpa ketentuan ganjil genap, namun tetap menjaga protokol kesehatan.

"Lumayan menikmati, lebih leluasa," ujar pengunung, Weda Dharma.

Dampak positif juga dirasakan pedagang di Pantai Sanur yang mengaku penjualannya mulai meningkat didominasi wisatawan lokal.

"Kalau tidak hujan ada aja (pembeli)," ujar salah seorang pedagang, Iluh.

Sejumlah personel kepolisian tampak berpatroli di kawasan pantai guna memastikan penerapan protokol kesehatan tetap terjaga. Diperkirakan keramaian akan memuncak menjelang sore hari dengan catatan kondisi cuaca yang bersahabat.

Baca Juga: Satgas Covid-19: Wisatawan Mancanegara ke Bali Harus Patuhi Persyaratan

(Arief Setyadi )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement