Bupati Mura Tanggung Biaya Operasi Pelajar yang Dianiaya Teman Sekolah

Era Neizma Wedya, iNews · Kamis 14 Oktober 2021 22:29 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 14 610 2486542 bupati-mura-tanggung-biaya-operasi-pelajar-yang-dianiaya-teman-sekolah-APnJ3NiydX.jpg Bupati Mura Ratna Machmud menjenguk pelajar yang dianiaya teman sekolah (Foto: Era Neizma)

MUSI RAWAS - Bupati Musi Rawas (Mura), Hj Ratna Machmud mengunjungi RS Sobirin selepas mengikuti rapat, Kamis (14/10/2021) sekitar pukul 15.00 WIB. Ia datang ke rumah sakit untuk melihat secara langsung kondisi siswa kelas 4 SD Negeri 1 Lubuk Ngin, Kecamatan Selangit, Kabupaten Musi Rawas, yang dianiaya teman sekolah.

Setelah menemui seluruh dokter untuk mengetahui kondisi dan yang dialami AKS (12), Bupati langsung melihat keadaan AKS dan bertemu dengan ibunya Novita Wati (41). Dari cerita ibu korban, didapat keterangan bahwa anaknya dikeroyok oleh kakak kelas dan adik kelasnya, hingga mengalami kondisi seperti sekarang ini.

“Saya sudah melihat secara langsung si anak, dan kondisinya memang tidak bisa bergerak sama sekali, namun ketika dipanggil ia menunjukan respon,” katanya.

Baca Juga:  Pelajar Kelas 5 SD Koma Usai Dikeroyok Kakak Kelas, Ngaku Sakit di Leher

Terkait berkembangnya informasi di lapangan yang menyatakan korban tidak ditangani dokter karena kartu BPJS nonaktif itu tidak benar. Setelah dicek persoalannya bukan seperti itu. Memang kartu BPJS Kesehatan sedang nonaktif, KIS nya juga baru dibuat, tapi soal penanganan pasien memang tidak bisa dilakukan di RSUD Dr Shobirin. Disebabkan tidak adanya dokter spesialis ortopedi saraf, serta peralatan yang terbatas.

“Tadi saya sudah rapatkan dengan tim dokter, anak ini harus dioperasi, di Palembang. Karena mengalami patah tulang leher, sehingga terjadi saraf terjepit,” jelasnya.

Disampaikan Ratna, terkait biaya operasi korban yang tidak bisa ditanggung oleh pihak BPJS maka ia lansung mengambil tindakan, menjamin pengobatan AKS hingga operasi dan sehat. Oleh karena itu ia meminta agar AKS untuk dibawa ke RSMH Palembang, didampingi dokter di RSUD Dr Shobirin.

“Biaya operasi memang belum dapat kita ketahui dengan jelas nominalnya, namun kisaran besarnya Rp200 juta. Dan keluarga korban tidak perlu memikirkan biaya karena (Bupati Mura) akan menanggung semuanya” jelasnya.

Baca Juga: Pelajar Kelas 5 SD Koma Usai Dianiaya Teman Sekolahnya 

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini