Ia menambahkan, Indonesia hari ini adalah cerminan Negeri Madinah yang penuh dengan toleransi, saling menghormati dan memberikan kepastian bagi setiap keyakinan untuk menjalankan agamanya.
"Tugas kita menjaga NKRI masih terasa berat. Ada banyak tantangan dan rintangan yang berupaya merusak nilai-nilai dalam merawat keberagaman. Namun, semua tantangan itu mudah kita lewati selama agama dan negara berjalan beriringan. Tidak boleh keduanya dipertentangkan, tidak boleh keduanya dipertentangkan. Karena memang agama dan negara sejatinya dua sisi yang saling berkaitan. Spirit Maulid nabi seharusnya menginspirasi kita untuk tidak berputus asa memberikan yang terbaikuntuk bangsa dan negara," terangnya.
Baginda Rasulullah SAW mengajarkan bagaimana mengelola keragaman. Dalam kesempatan itu, ia mengajak seluruh rakyat Indonesia mensyukuri anugerah yang telah diberikan oleh Allah SWT.
"Saya kira inilah yang harus kita kerjakan dan kenali. Allah SWT menganugerahi kekayaan alam dan budaya. Salah satu cara bersyukur kita yakni dengan merawat kekayaan alam dan budaya dengan baik. Spirit Maulid Nabi mengajak kita berjihad dengan berani mengedepankan persamaan dibanding perbedaan.Allah SWT lebih banyak menganugerahi persamaan meski perbedaan ada. Namun jumlahnya lebih sedikit dibanding persamaannya. Ini ujian untuk kita apakah kita mampu menjadi bangsa yang sibuki menysuukuri persamaan atau sibuk menggali perbedaan," tutupnya.
(Angkasa Yudhistira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.