Tragis! Penambang Liar di Sukabumi Tewas Tertimbun Tanah saat Menggali Emas

Dharmawan Hadi, iNews · Kamis 28 Oktober 2021 16:42 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 28 525 2493264 tragis-penambang-liar-di-sukabumi-tewas-tertimbun-tanah-saat-menggali-emas-7CWaL7blYI.jpg Penambang liar tewas tertimbun. (Foto: Dharmawan Hadi)

SUKABUMI - Seorang penambang liar, berinisial DE (52) ditemukan tewas tertimbun material tanah di areal lahan perkebunan di wilayah Leuwi Karang yang beralamatkan di Kampung Pasir Banban, RT  23/07, Desa Tegallega, Kecamatan Lengkong, Kamis (28/10/2021). 

PLH Camat Lengkong, Usep Supelita mengatakan, korban warga Kampung Pasir Bangban, RT 07/23, Desa Tegallega, Kecamatan Lengkong ini tertimbum material tanah saat menggali lobang galian emas sekira pukul 10.00 WIB. 

"Iya, memang benar ada kejadian penambang emas yang tewas dalam galiannya. Hal ini, juga sudah kita laporkan kepada pimpinan dan sekarang kita lagi rapat internal dulu sama Muspika Lengkong," ujar Usep kepada wartawan.

Peristiwa tragis tersebut bermula saat korban bersama tiga temannya berinisial HU, UN dan HN melakukan penambangan di areal perkebunan PT Jaya Sindo Agung pada pukul 07.00 WIB. Setelah itu, korban bersama UN langsung masuk ke dalam lubang. Sedangkan, HN dan HU berada di atas lubang untuk bergantian menggali lubang. 

Baca juga: DPR Dukung KLHK dan Polri Sikat Penambang Liar

“Sewaktu korban sedang menggali lubang di terowongan sedalam 3 meter dengan dibantu oleh UN, tepatnya di belakang korban, tiba-tiba tanah dari dalam lubang ambruk dan menimpa korban yang berada di depan UN sekira pukul 10.00 WIB," ujar Usep.

Setelah itu, teman korban berinisial UN langsung berteriak meminta tolong ke temannya yang berada di atas lubang. Namun saat mereka tidak berhasil mengangkat korban dari timbunan tanah. Kemudian HU yang merupakan teman korban yang berada di atas galian lubang berteriak meminta tolong ke arah petani yang sedang memanen singkong untuk meminta bantuan.

"Tidak lama setelah itu, korban dapat di evakuasi dari lubang dalam keadaan sudah tidak sadar. Setelah itu, langsung dibawa ke perkampungan dan di bawa ke Puskesmas Lengkong dengan menggunakan mobil ambulans. Setibanya di Puskesmas Lengkong tersebut, hasil pemeriksaan secara medis dinyatakan bahwa, korban sudah dalam keadaan meninggal dunia," ujar Usep.

Menurut Usep, di areal perkebunan yang berbatasan dengan Perkebunan Nagawarna itu sering kali dilakukan penambangan emas secara illegal. Lantaran, diyakini oleh para penambang bahwa di areal tersebut, mengandung bahan matrial emas.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini