Sungai Cidadap Meluap, Warga yang Tinggal di Bantaran Panik

Adi Haryanto, Koran SI · Senin 01 November 2021 19:43 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 01 525 2495130 sungai-cidadap-meluap-warga-yang-tinggal-di-bantaran-panik-IZ8ERHgkDL.jpg Sungai Cidadap meluap (Foto: Adi Haryanto)

BANDUNG BARAT - Aliran Sungai Cidadap di Kampung Pasanggarahan, Desa Sirnajaya, Kecamatan Gununghalu, Kabupaten Bandung Barat (KBB), meluap pada Senin (1/11/2021) petang. Hal tersebut dipicu akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Gununghalu dan sekitarnya sejak siang hari.

Luapan air di Sungai Cidadap tersebut sempat terekam video amatir warga dan viral di media sosial. Pasalnya, selain ketinggian air sungai yang naik, luapan air juga ada yang masuk ke rumah warga yang berada di tepian aliran sungai. Meski genangan air di rumah warga tidak tinggi tetap saja membuat panik para pemiliknya.

Baca Juga:  Hujan Deras di Bekasi, Taman Narogong Indah Banjir 40 Cm

Kendati begitu, warga tetap mengantisipasi kemungkinan luapan air yang semakin parah, mengingat intensitas hujan saat ini sedang tinggi. "Hujannya besar jadi air sungai meluap dan ada yang masuk ke rumah di pinggir sungai, tinggi air sekitar 10 sentimeter. Tapi warga masih was-was dan waspada," kata warga setempat saat dikonfirmasi, Lia.

Camat Gununghalu Hari Mustika menyebutkan, pihaknya masih memantau kondisi aliran Sungai Cidadap yang meluap dikarenakan saat ini masih hujan kendati intensitasnya agak menurun. Hujan sudah turun sejak pukul 14.00 WIB namun menjelang sore mulai mereda sehingga air sungai juga mulai menurun.

Jika kondisi luapan air memburuk, kemungkinan warga yang tinggal di tepian aliran sungai bakal diungsikan. Namun, saat ini warga masih bertahan di rumahnya masing-masing karena banjir tidak terlalu parah. Terutama yang berada di bantaran yang dekat benteng, karena hanya terimbas sedikit.

"Sekarang airnya sudah surut, tapi masih dipantau. Ya kalau parah warga pasti kami ungsikan," jelasnya.

Baca Juga:  Bogor Hujan Deras, Bendung Katulampa Naik Siaga 3

Dikatakannya, meluapnya aliran Sungai Cidadap bukan terjadi kali ini saja. Terakhir sungai tersebut meluap pada Maret 2020 lalu. Ketinggian air mencapai 1,5 meter hingga merendam sebagian permukiman warga. Kondisi luapan air itu juga karena ada longsor di atasnya, aliran airnya tertutup jadi meluap.

"Cidadap ini di kiri dan kanannya banyak anak sungai, nah dari situ masuk ke aliran sungai utama, jadi wajar kalau pas hujan besar denit airnya meningkat," pungkasnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini