Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

3 Kejadian Banjir Rob yang Memakan Korban Jiwa, dari Tenggelam hingga Tersetrum Listrik

Tim Litbang MPI , Jurnalis-Kamis, 11 November 2021 |06:12 WIB
3 Kejadian Banjir Rob yang Memakan Korban Jiwa, dari Tenggelam hingga Tersetrum Listrik
Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Cuaca yang tidak menentu akhir-akhir ini membuat banyak bencana alam bermunculan. Banjir rob yang disebabkan oleh naiknya permukaan air laut beberapa kali menjatuhkan korban jiwa.

Dilansir dari berbagai sumber, berikut adalah beberapa insiden banjir rob yang memakan korban jiwa;

1. Medan, Sumatra Utara

Balita berinisial RA ditemukan tewas akibat tenggelam dalam air banjir rob yang melanda Kelurahan Belawan Bahagia, Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan. Kejadian ini terjadi pada Minggu (7/11/2021).

Menurut sumber, korban sedang duduk di teras rumah bersama neneknya. Kemudian, nenek korban masuk untuk mengambil botol minum di dalam rumah.

Namun, ketika kembali sang nenek tidak menemukan cucunya di tempat semula. Karena panik, Ia langsung meminta tolong warga sekitar untuk mencari keberadaan cucunya.

Korban ditemukan tewas dengan posisi telungkup di kolong dapur rumah sang nenek. Jenazah korban kemudian dikebumikan di TPU Gudang Arang, Kelurahan Belawan I, Kecamatan Medan Belawan.

2. Tanjungbalai, Sumatera Utara

Pria berinisial AH (60) tewas tersengat listrik ketika mengeluarkan motornya yang terendam banjir rob pada Minggu (7/11/2021).

Terjadi di Kelurahan Sejahtera, Kecamatan Tanjungbalai Utara, Kota Tanjungbalai, Sumatera Utara. Menurut sumber, awalnya korban hendak mengeluarkan motornya dari rumah kedepan masjid terdekat. Namun, tiang listrik yang terletak tidak jauh dari rumah korban mengeluarkan tegangan tinggi yang tersentuh oleh kaki korban.

Warga yang melihat segera memanggil pihak PLN agar jasadnya dievakuasi.

3. Riau

Jasad bocah laki-laki berinisial MZ (10) ditemukan di lokasi tambak udang Desa Banglas Barat, KecamatanTebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau. Insiden ini terjadi pada Jumat (1/1/2021) sekitar pukul 11.30 WIB.

Korban diajak oleh sepupunya untuk pergi berlibur ke rumah pamannya di lokasi kejadian. Kemudian, korban dikabarkan pergi ke lokasi tambak udang. Di sana, korban meminta izin untuk bermain. Sekitar lima menit kemudian, korban lepas dari pantauan pamannya yang lantas mencari keberadaan korban.

Ia kemudian ditemukan tenggelam delapan meter dari jembatan dan tidak sadarkan diri. Setelahnya korban dilarikan ke RSUD Dorak, tetapi nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.

(Khafid Mardiyansyah)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement