JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Syamsudin Noor Banjarmasin mengingatkan adanya aktivitas La Nina yang memicu cuaca ekstrem di Kalimantan Selatan saat ini.
"Jadi masyarakat diminta waspada terutama ketika akan beraktivitas di luar saat hujan," ujar Staf Prakirawan Stasiun Meteorologi Syamsudin Noor Banjarmasin, Muhammad Shaaimul Qadri, Kamis (11/11/2021).
Dijelaskan dia, La Nina adalah fenomena alam yang menyebabkan udara terasa lebih dingin atau mengalami curah hujan yang lebih tinggi.
La Nina menjadi salah satu faktor yang menyebabkan musim hujan di Indonesia terjadi, selain angin muson.
Baca juga: Ini Analisa BMKG Terkait Gempa M 5 di Selatan Jawa
Selain La Nina yang berpengaruh di wilayah Kalimantan bagian selatan, adanya belokan angin (shearline) di wilayah Kalsel yang mengakibatkan berkumpulnya massa udara juga memicu pertumbuhan awan-awan penyebab cuaca buruk.
Baca juga: Ancaman La Nina, Mentan: Jangan Bergantung pada Padi
Shaaimul mengungkapkan bahwa kondisi cuaca di Kalsel secara umum untuk satu minggu kedepan berpontensi berawan dan hujan ringan hingga sedang.
Beberapa daerah juga kemungkinan bisa berpotensi hujan sedang hingga lebat yang disertai petir atau kilat dan angin kencang tanggal 10-12 November 2021 pada siang hingga malam hari.
"Perlu diwaspadai juga pada tanggal 13-14 November di wilayah Banjarmasin, Banjarbaru, Banjar, Barito Kuala, Kotabaru, Tanah Bumbu, Hulu Sungai Tengah dan Tanah Laut terjadinya hujan deras dengan intensitas tinggi," timpalnya.
Baca juga: Antisipasi Potensi La Nina, JK Siagakan Jutaan Relawan PMI
(Fakhrizal Fakhri )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.