Share

Putin: Negara Barat Sebabkan Krisis Migran di Perbatasan Belarusia

Antara, · Minggu 14 November 2021 15:25 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 14 18 2501581 putin-negara-barat-sebabkan-krisis-migran-di-perbatasan-belarusia-L8EkGjARGP.jpg Presiden Rusia Vladimir Putin (Foto: Antara/Reuters)

MOSKOW - Presiden Rusia Vladimir Putin menuding negara-negara Barat bertanggung jawab atas krisis migran di perbatasan Belarusia-Polandia, dengan merujuk pada perang di Irak dan Afghanistan.

 

Rusia adalah sekutu utama Belarusia, yang dituduh Uni Eropa (EU) melakukan "serangan hibrida" dengan menerbangkan ribuan migran, terutama dari Timur Tengah, dan mendorong mereka untuk mencoba menyeberang secara ilegal ke Polandia.

Ketika EU bersiap untuk menjatuhkan sanksi baru terhadap Minsk, Putin mengatakan kepada televisi pemerintah Rusia bahwa dia pikir Belarus tidak dapat disalahkan atas krisis tersebut.

Baca juga: Putin: Negara-Negara Barat Ciptakan Kekacauan di Afghanistan, Seluruh Dunia Harus Hadapi Konsekuensinya

"Jangan lupa dari mana krisis migran ini berasal ... Apakah Belarusia adalah pelopor dalam masalah ini? Tidak, penyebabnya diciptakan oleh negara-negara Barat dan Eropa sendiri," terangnya.

Mengacu pada konflik di Irak dan Afghanistan, Putin mencatat bahwa warga Kurdi Irak dan Afghanistan termasuk di antara para migran di perbatasan Belarusia.

Baca juga: Ukraina Akan Kerahkan 8.500 Pasukan, 15 Helikopter Jaga Perbatasan Belarusia

"Belarusia tidak ada hubungannya dengan itu ... fakta bahwa mereka datang melalui Belarus tidak mengejutkan karena Belarus memiliki akses bebas visa untuk negara-negara asal," lanjutnya.

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

Dia menuduh pasukan Polandia di perbatasan dengan Belarusia memukuli para migran, menembakkan peluru di atas kepala mereka, dan menyalakan lampu dan sirene di malam hari di dekat para migran.

"Ini benar-benar tak sesuai dengan ide-ide kemanusiaan yang seharusnya mendukung semua kebijakan tetangga Barat kita," ujarnya.

Polisi Polandia mengatakan pada Sabtu (13/11) bahwa mayat seorang pemuda Suriah telah ditemukan di Polandia dekat perbatasan dengan Belarus.

Belarus mengatakan jumlah migran yang tiba di kamp darurat di perbatasan bertambah setiap hari.

Putin mengatakan dia berharap Presiden Belarusia Alexander Lukashenko dan Kanselir Jerman Angela Merkel akan membahas krisis tersebut, karena sebagian besar migran ingin menuju Jerman.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini