Polisi Gagalkan Penyelundupan Sabu Lintas Provinsi

Antara, · Selasa 23 November 2021 03:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 22 340 2505843 polisi-gagalkan-penyelundupan-sabu-lintas-provinsi-55FEnZ39H0.jpg Illustrasi (foto: dok Okezone)

MUKOMUKO - Satuan Narkoba Polres Mukomuko, Polda Bengkulu mengungkap adanya dua kasus jaringan pengedaran narkoba lintas Provinsi Bengkulu-Sumatera Barat (Sumbar).

Dari pengungkapan dua kasus jaringan pengedaran narkoba lintas provinsi ini, sebanyak tiga orang tersangka berhasil ditangkap karena terbukti mengedarkan narkoba jenis sabu-sabu.

Baca juga:  Terungkap! Bandar Narkoba Tabrak dan Lindas Polisi Berjumlah Dua Orang

Kapolres Mukomuko, AKBP Witdiardi mengatakan, pengungkapan dua kasus narkoba ini berdasarkan informasi dari masyarakat, sehingga kemudian personel satres narkoba menindaklanjuti dengan melakukan penangkapan kepada para pelaku.

Ia menyebutkan, pada kasus pertama ada dua pelaku yang diamankan di wilayah Desa Bunga Tanjung, Kecamatan Teramang Jaya, yakni AY (26) dan EN (32) warga Desa Tunggang, Kecamatan Pondok Suguh.

 Baca juga: Ditabrak Bandar Narkoba, Begini Kondisi Perwira Polres Jakpus

Barang bukti yang diamankan dari dua pelaku ini, yakni satu paket kecil narkoba jenis sabu-sabu, tiga unit HP dan satu unit mobil Mitsubishi Kuda.

Kedua pelaku ini dikenakan Pasal 112 (1) jo 127 (1) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan hukuman penjara paling singkat empat tahun dan paling lama 12 tahun

Kemudian pada kasus ada satu orang tersangka diamankan di tanjakan Bukit Solang, Desa Lubuk Pinang, Kecamatan Lubuk Pinang. Pelaku ini dari wilayah Pesisir Selatan, barang bukti yang diamankan cukup besar yakni dua paket besar dan satu paket sedang

“Dari pelaku IR barang bukti sabu-sabu yang diamankan cukup besar, yakni dua paket besar dan satu paket sedang kalau nilai uang sekitar Rp120 juta," ujarnya pula.

Saat penangkapan barang bukti ini oleh pelaku disimpan di bawah jok sepeda motor, dan rencananya sabu-sabu tersebut akan diedarkan di Kabupaten Mukomuko.

Pelaku IR ini terjerat Pasal 114 (2) subsider Pasal 112 (2) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat enam tahun dan paling lama 20 tahun.

"Hukumannya pidana mati atau seumur hidup. Dan pidana paling singkat enam tahun penjara," ujarnya.

Ia mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk bersama-sama saling mengawasi dan menjaga keluarganya jangan sampai menjadi korban penyalahgunaan narkoba. Apabila ada informasi terkait penyalahgunaan narkoba agar segera dilaporkan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini