Hujan Lebat dan Sungai Sentul Meluap, 5 Kecamatan Pati Terendam Banjir 1 Meter

Tim Okezone, Okezone · Jum'at 26 November 2021 19:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 26 340 2508061 hujan-lebat-dan-sungai-sentul-meluap-5-kecamatan-pati-terendam-banjir-1-meter-a7Ycuy233V.jpg Banjir di wilayah Pati (foto: dok BNPB)

JAKARTA - Hujan lebat melanda Kabupaten Pati, Jawa Tengah akibatnya lima kecamatan terendam banjir, Kamis 25 November 2021.

Berdasarkan laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati, Tinggi Muka Air (TMA) bervariasi dari 10 cm hingga 140 cm dan menyebabkan sebanyak 673 Kepala Keluarga (KK) atau 1.195 jiwa terdampak.

 Baca juga: Banjir di Jalan Jatimekar Bekasi, Lalu Lintas Tersendat

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan, banjir terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi di wilayah Kabupaten Pati dan meluapnya Sungai Sentul tersebut kepung setidaknya 10 Desa di 5 Kecamatan di wilayah administrasi Kabupaten Pati.

Kata Muhari, lokasi terdampak antara lain Kecamatan Puncakwangi yakni di Desa Sokopuluhan, Desa Tanjungsekar, Desa Plosorejo dan Desa Tegalwiro. Kemudian Kecamatan Tambakromo tepatnya Desa Sinomwidodo, Desa Angkatan Kidul, dan Desa Tambakromo. Selanjutnya Desa Gunungpati di Kecamatan Winong, Desa Gabus di Kecamatan Gabus dan Desa Kayen di Kecamatan Kayen.

Baca juga:  Hujan Lebat, 12.518 Jiwa Terdampak Banjir di Tegal

"BPBD Kabupaten Pati juga melaporkan sebanyak 540 unit rumah warga terdampak dan akses jalan di beberapa titik tergenang air. Hingga saat ini belum ada laporan terkait masyarakat yang mengungsi akibat bencana ini," kata Muhari dalam keterangannya, Jumat (26/11/2021).

BPBD Kabupaten Pati, kata dia, telah melakukan upaya penanganan darurat sementara dengan berkoordinasi dengan Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) 5 Kecamatan terdampak guna menyiapkan titik-titik kumpul atau tempat evakuasi sementara, apabila genangan air semakin meningkat.

Sementara itu, pantauan kondisi terkini di lokasi pada Jumat, (25/11) pukul 10.00 WIB cuaca cerah, namun banjir masih menggenangi jalan dan beberapa rumah warga.

Sebelumnya Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini yang berlaku 24 November 2021 hingga 25 November 2021 pukul 07.00 yang berpotensi hujan lebat yang berdampak banjir atau banjir bandang dapat terjadi di wilayah Provinsi Jawa Tengah dengan status Waspada. Meski peringatan dini telah dicabut, diharapkan warga tetap waspada pada kemungkinan adanya peningkatan genangan air dikarenakan potensi hujan ringan hingga lebat dapat terjadi hingga Minggu (28/11).

"BNPB mengimbau warga untuk hati-hati apabila melakukan aktivitas di sekitar sungai yang meluap dan titik-titik lokasi banjir. Kewaspadaan dalam berkendara juga harus ditingkatkan saat melewati jalan-jalan yang masih tergenang air," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini