JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan bibit Siklon Tropis 94W di perairan selatan Kamboja, dapat memberikan dampak tidak langsung terhadap kondisi cuaca di wilayah Indonesia dalam 24 jam ke depan.
Deputi Bidang Meteorologi Guswanto menyampaikan, dampak tidak langsung Siklon Tropis 94W itu terhadap kondisi cuaca di wilayah Indonesia, yakni potensi hujan intensitas sedang-lebat di wilayah Aceh, Sumatera Utara, Riau dan Kepulauan Riau.
Baca juga: Bendung Katulampa Siaga 3, Warga Jakarta di Bantaran Sungai Diimbau Waspada Banjir
Kemudian, tinggi gelombang 1,25-2,5 meter (Moderate) di perairan Kepulauan Anambas dan Natuna. Tinggi gelombang 2,5-4,0 meter (Rough Sea) di Laut Natuna Utara.
Ia menambahkan, BMKG melalui Jakarta Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) terus melakukan pemantauan perkembangan Siklon Tropis dan aktivitas dinamika atmosfer lainnya beserta potensi dampak cuaca ekstremnya.
"Terkait dengan potensi cuaca ekstrem itu, masyarakat diimbau untuk menghindari kegiatan pelayaran di wilayah perairan yang terdampak," katanya.
Baca juga: Waspada! Cuaca Ekstrem Terjang Jakarta 30 November - 1 Desember 2021
Selain itu, lanjut dia, menghindari daerah rentan mengalami bencana seperti lembah sungai, lereng rawan longsor, pohon yang mudah tumbang, tepi pantai, dan lainnya.
Kemudian, mewaspadai potensi dampak seperti banjir atau bandang atau banjir pesisir, tanah longsor dan banjir bandang terutama di daerah yang rentan.