Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Menag Yaqut Beberkan Skenario Keberangkatan Umrah

Widya Michella , Jurnalis-Selasa, 30 November 2021 |11:48 WIB
 Menag Yaqut Beberkan Skenario Keberangkatan Umrah
Menag RI, Yaqut (foto: dok Kemenag RI)
A
A
A

"Kemudian skenario saat di Arab Saudi, jemaah wajib karantina selama tiga hari dimulai dari saat tiba di Arab Saudi selama masa karantina, dilarang keluar dari kamar hotel. Kemudian pelaksanaan ibadah umrah selama 9 hari termasuk perjalanan pulang pergi lalu akomodasi diisi 2 orang per kamar, makan disajikan dalam kemasan dan transportasi mengikuti ketentuan Arab Saudi," tuturnya.

Berikutnya, umrah, lanjutnya hanya dilaksanakan satu kali. Namun jamaah bebas melakukan solat 5 waktu baik di Masjidil Haram maupun Masjid Nabawi dengan menggunakan aplikasi etamarna. Sebelum kepulangan, Jamaah juga wajib melakukan tes PCR dan hanya yang hasilnya negatif diperbolehkan kembali ke tanah air.

"Skenario saat tiba di Indonesia, jamaah wajib melakukan tes PCR sesaat setelah tiba di Bandara Soekarno Hatta dan jamaah wajib melakukan karantina seetelah perjalanan luar negeri mengikuti ketentuan Satgas Covid-19 di hotel yang telah dipilih PPIU dan mendapatkan legalisasi dari satgas Covid-19," pungkasnya.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement