Share

Ahli Dirgantara Inggris Klaim Temukan Lokasi MH370, Desak Pencarian Baru Dilakukan

Rahman Asmardika, Okezone · Rabu 01 Desember 2021 14:19 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 01 18 2510235 ahli-dirgantara-inggris-klaim-temukan-lokasi-mh370-desak-pencarian-baru-dilakukan-suhgQkwGia.jpg Foto: Reuters.

LONDON - Seorang insinyur kedirgantaraan Inggris mengklaim telah memecahkan salah satu misteri penerbangan terbesar sepanjang masa, lokasi peristirahatan terakhir pesawat Malaysia Airlines MH370 yang hilang pada 2014.

Richard Godfrey, seorang anggota pendiri Grup independen MH370 non-pemerintah, pada Rabu (1/12/2021) mengatakan dia sangat yakin teknologi pemetaan baru telah menunjukkan dengan tepat lokasi jatuhnya pesawat, di 2000 km barat Perth, Australia, di Samudra Hindia selatan.

BACA JUGA: Bukti Baru Ditemukan, Pakar Dorong Pencarian Malaysia Airlines MH370 Dilanjutkan

MH370 hilang pada 8 Maret 2014 dalam perjalanan dari Kuala Lumpur ke Beijing dengan 239 orang di dalamnya.

Insiden itu memulai salah satu pencarian penerbangan paling luas dalam sejarah dan telah menghasilkan berbagai teori tentang di mana pesawat itu berada dan apa yang sebenarnya.

BACA JUGA: Hampir 5 Tahun Hilang, Pesawat MH370 Malaysia Airlines Diduga Jatuh Dekat Madagaskar

Teknologi baru yang tersedia untuk umum mungkin telah memberikan jawaban atas misteri itu.

Menggunakan perangkat lunak berdasarkan data "perambatan sinyal lemah", laporan baru Godfrey mengatakan pesawat itu seharusnya berada sekira 4 km di bawah laut di wilayah pegunungan di Samudra Hindia selatan yang telah terlewatkan oleh upaya pencarian sebelumnya.

Dia mengatakan bahwa teknologi baru ini, bersama data yang diambil satelit, cuaca, arus laut, dan data kinerja pesawat, Godfrey mengatakan bahwa teknologi baru harus memicu pencarian baru.

"(Data) mendukung kasus yang luar biasa untuk pencarian baru di lokasi kecelakaan utama 33.177°LS 95.300°BT," kata Godfrey sebagaimana dilansir NzHerald.

"Area pencarian yang diusulkan ditentukan oleh lingkaran dengan radius 40 mil laut yang berpusat di lokasi utama kecelakaan."

Berbagai potongan puing MH370 telah terdampar selama bertahun-tahun di Afrika selatan dan pulau-pulau di Samudra Hindia, dengan teori terkemuka menunjukkan pesawat itu jatuh di perairan terpencil di barat Australia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini