“Sebagai mahasiswa perguruan tinggi di Jambi mengucapkan maaf atas sikap dan ucapan kami yang mencoreng nama baik almamater kami,” lanjutnya.
Berkaca dari peristiwa ini, pihak Universitas Jambi mengungkapkan bahwa permintaan maaf ini diharapkan tidak akan memperkeruh hubungan antara Desa Kubu Kandang dengan universitas tersebut.
Bagi masyarakat Desa Kubu Kandang atas nama Universitas Jambi dan dosen pembimbing lapangan mahasiswa KKN Desa Kubu Kandang atas kejadian beberapa waktu lalu yang tidak menyenangkan, pihak perguruan tinggi memberikan apresiasi yang sangat tinggi kepada perangkat desa, tokoh adat, tokoh masyatakat yang bisa memfasilitasi dan mediasi, sehingga permasalahan itu bisa diselesaikan dengan baik,” tutur Koordinator Pusat Pelaksanaan Kukerta LPPM Universitas Jambi, Ridhwan, beberapa waktu lalu.