Share

Seharusnya Tidak Dilahirkan, Wanita Ini Gugat Dokter Kandungan Ibunya

Vanessa Nathania, Okezone · Jum'at 03 Desember 2021 11:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 03 18 2511271 seharusnya-tidak-dilahirkan-wanita-ini-gugat-dokter-kandungan-ibunya-s1HxzHwURQ.jpg Evie Toombes. (Foto: Instagram/evie.toombes)

LONDON – Seorang wanita berusia 20 tahun di Inggris telah menuntut dokter ibunya ke pengadilan karena membiarkan dia dilahirkan.

Evie Toombes, seorang atlet showjumping membawa Dr Philip Mitchell ke pengadilan karena dia dilahirkan dengan spina bifida, cacat tulang belakang membuatnya terkadang menghabiskan 24 jam dalam sehari untuk terhubung ke tabung.

BACA JUGA: Pria India Berencana Tuntut Orangtuanya Karena Melahirkannya Tanpa Minta Persetujuan

Toombes mengklaim bahwa jika Dr Mitchell memberi tahu ibunya bahwa dia perlu mengonsumsi suplemen asam folat untuk meminimalkan risiko spina bifida yang memengaruhi bayinya, maka ibunya akan menunda kehamilan. Hal ini, pada saatnya, akan berarti bahwa Evie tidak akan pernah dilahirkan, demikian diwartakan The Sun.

Hakim Rosalind Coe QC mendukung kasus Evie dalam putusan Pengadilan Tinggi London pada Rabu (1/12/2021). Hakim memutuskan bahwa jika ibu Evie telah "diberi saran yang direkomendasikan benar, dan dia akan menunda upaya untuk hamil."

BACA JUGA: Ayah Ini Guncang Tubuh Anaknya hingga Patah 50 Tulang, Dipenjara 17 Tahun

"Dalam keadaan seperti itu, akan ada pembuahan di kemudian hari, yang akan menghasilkan anak normal dan sehat," katanya, memutuskan Evie Toombes berhak untuk menerima ganti rugi yang besar.

Pengacara Toombes mengatakan bahwa jumlah pasti ganti rugi belum dihitung, tetapi kemungkinan akan menjadi jumlah yang besar karena akan diperlukan untuk menutupi biaya kebutuhan perawatan wanita itu seumur hidupnya.

Ibu Evie Toombes sebelumnya mengatakan kepada pengadilan bahwa jika Dr Mitchell menasihatinya dengan benar, dia akan menunda rencananya untuk hamil.

"Saya diberitahu bahwa jika saya memiliki pola makan yang baik sebelumnya, saya tidak perlu mengonsumsi asam folat," katanya kepada hakim.

Putusan tersebut dianggap sebagai terobosan karena itu berarti seorang profesional kesehatan dapat dimintai pertanggungjawaban atas saran pra-konsepsi yang tidak tepat jika mengakibatkan kelahiran bayi dengan kondisi kesehatan yang serius.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini