Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ibu Lumpuh di Bekasi Dipolisikan 5 Anak Kandungnya karena Warisan

Tim Okezone , Jurnalis-Jum'at, 03 Desember 2021 |07:25 WIB
Ibu Lumpuh di Bekasi Dipolisikan 5 Anak Kandungnya karena Warisan
Ibu yang dilaporkan lima anaknya ke Polres Metro Bekasi (Foto: MNC Media)
A
A
A

BEKASI – Sungguh nestapa nian nasib ibu ini. Dengan menggunakan kursi roda, seorang ibu mendatangi kantor Polres Metro Bekasi atas laporan anaknya sendiri. Kelima anaknya menuduh sang ibu kandungnya yang lumpuh ini menggelapkan surat tanah warisan.

Menurut ibu bernama Rodiah, 72, warga Desa Sindang Jaya, Kecamatan Cibarusah, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, masalah harta wariasan ini sebetulnya sudah terjadi saat suaminya Zen Chair masih hidup.

Kedelapan anaknya sudah meributkan soal harta warisan tanah 9.000 meter. Lima anak melaporkan dirinya. Selain meributkan warisan, Ibu Rodiah juga kerap mendapatkan perlakuan kurang mengenakan hingga mendapatkan teror dari putri pertama beserta empat orang anak lainnya.

Sonya Susilawati yang merupakan putri pertamanya meminta kepada Ibu Rodiah untuk memberikan surat tanah kepadanya, agar warisan dibagikan kepada tujuh anak lainnya.

Baca juga: Tega! Wanita Ini Teror dan Laporkan Ibunya yang Lumpuh ke Polisi karena Warisan

Menurut Rodiah, dirinya sudah beberapa kali dilaporkan ke polisi, namun kaena dia tidak bersalah, maka kasusnya pun tidak berlanjut. Dia pun dilaporkan kembali ke Polres Metro Bekasi dengan tuduhan melakukan penggelapan surat tanah warisan.

“Saya sudah sering dilaporkan ke polisi, pas di polisi saya ditanya karena menggelapkan surat,” ujar Rodiah, Kamis (2/12/2021). Saat ini Rodiah hanya bisa pasrah dan menunggu keadilan dari pihak yang berwajib lantaran kerap diteror oleh kelima anaknya yang menuntut warisan.

Baca juga: PNS Cantik Gugat Ibu Kandung: Sebenarnya Saya Digugat Lebih Dulu oleh Adik-Adik

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement